Jakarta, CNBC Indonesia — Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menjatuhkan hukuman disiplin berat terhadap sejumlah pemain dan staf pelatih tim nasional Argentina. Tindakan tegas ini diambil menyusul insiden keributan massal yang pecah pasca-kekalahan Albiceleste dari Spanyol pada laga final Piala Dunia.
Mengutip The Atheletic FC, Sabtu (22/8/2026) sanksi yang diberikan mencakup total akumulasi 21 larangan bertanding serta denda finansial yang signifikan bagi pihak-pihak yang terlibat.
Rincian Hukuman Pemain dan Staf Argentina
- Leandro Paredes
Leandro Paredes terlibat adu mulut dengan Gavi usai pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Spanyol di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026), setelah Spanyol memastikan gelar juara dunia. (REUTERS/Mike Segar) Foto: Leandro Paredes terlibat adu mulut dengan Gavi usai pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Spanyol di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026), setelah Spanyol memastikan gelar juara dunia. (REUTERS/Mike Segar)
Dijatuhi skorsing paling berat berupa larangan tampil dalam 10 pertandingan dan denda US$ 90.000 atau Rp 1,59 miliar (kurs Rp17.650). Paredes terbukti melakukan tindakan kekerasan dengan mencekik leher bek Spanyol, Eric Garcia, serta membanting gelandang Gavi ke tanah.
- Nahuel Molina
Dikenai larangan bertanding selama 7 pertandingan dan denda US$ 90.000 atau Rp 1,59 miliar setelah terlihat memukul bagian perut gelandang Spanyol, Rodri.
- Roberto Ayala (Ofisial Tim)
Mendapat skorsing 3 pertandingan dan denda US$ 30.000 atau Rp 529,41 juta atas tindakan kekerasan fisik di lapangan.
- Thiago Almada
Dijatuhi sanksi larangan bertanding dalam 1 pertandingan serta denda US$ 30.000 atau Rp 529,41 juta akibat perilaku tidak sportif.
Sanksi untuk Pihak Spanyol
Eric Garcia dan Gavi terlibat keributan dengan pelatih Argentina Lionel Scaloni, Thiago Almada, serta Leandro Paredes usai pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026). (REUTERS/Kai Pfaffenbach) Foto: Eric Garcia dan Gavi terlibat keributan dengan pelatih Argentina Lionel Scaloni, Thiago Almada, serta Leandro Paredes usai pertandingan final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di New York/New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, Minggu (19/7/2026). (REUTERS/Kai Pfaffenbach)
Dari kubu Spanyol, hanya Gavi yang menerima hukuman dari komisi disiplin. Gelandang muda tersebut dijatuhi skorsing 1 pertandingan dan denda US$ 30.000 atau Rp 529,41 juta atas keterlibatannya dalam perilaku tidak sportif selama keributan berlangsung.
(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]

13 hours ago
8

















































