Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang mungkin membayangkan bahwa di luar angkasa semua hal menjadi lebih rumit. Bagi seorang astronot wanita bernama Jessica Meir, tantangan yang paling unik justru datang dari rambut keriting yang dimilikinya.
Dari Stasiun Luar Angkasa Internasional, Meir membagikan pengalaman dan cara merawat rambut keriting di tempat yang sama sekali berbeda dari Bumi, dikutip dari laporan Space.com, Senin (14/9/2026).
Meir yang menjadi awak Ekspedisi 75 di stasiun luar angkasa sejak Februari 2026 mengungkapkan bahwa di luar angkasa, rambut keriting makin sulit ditata.
"Di sini ikal rambut menjadi lebih lepas dan bergerak sendiri," ungkapnya dalam video yang dibagikan ke media sosial.
Karena keterbatasan air di stasiun luar angkasa, Meir tidak dapat mencuci rambutnya seperti di Bumi. Ia menggunakan sampo tanpa bilas yang ditekan perlahan ke kulit kepala, lalu disebarkan dengan jari. Air yang digunakan pun sangat sedikit dan harus diperas perlahan agar tidak melayang ke mana-mana. Setelah bersih, ia mengeringkan rambutnya dengan kaos khusus yang telah disiapkan.
Di stasiun luar angkasa tidak ada kelembapan udara, sehingga rambut keritingnya justru berubah bentuk. Meir menyampaikan bahwa ikal rambut yang biasanya tergolong tipe 3A di bumi, berubah menjadi lebih rapat dan melingkar lebih kuat.
Tidak Boleh Disisir, Hanya Boleh Diatur Pakai Jari
Meir menyampaikan satu hal penting yang tidak boleh dilakukan di luar angkasa. Ia sama sekali tidak menggunakan sisir atau sikat rambut. Jika disisir, rambut keritingnya akan menjadi sangat berantakan dan mengembang tak terkendali.
Sebagai gantinya, ia hanya merapikan rambut menggunakan jari-jari tangannya sendiri. Selain itu, ia tetap menggunakan pelembap rambut agar ikalnya tetap terjaga dan tidak kering di udara yang sangat kering di stasiun luar angkasa.
Meir juga mengaku sangat merindukan hal sederhana yang selama ini kita anggap remeh di bumi. Yang paling ia nantikan saat kembali ke bumi nanti adalah mandi dengan air mengalir secara bebas.
Pembagian pengalaman ini ternyata menyentuh hati banyak orang di Bumi. Penulis laporan tersebut, Elizabeth Howell, menyampaikan bahwa kehadiran astronot dengan rambut keriting memiliki makna yang lebih luas.
Selama puluhan tahun, rambut keriting sering dianggap tidak rapi atau tidak pantas di lingkungan yang menuntut keseragaman. Kini, rambut keriting terbang yang melayang dengan bebas di stasiun luar angkasa menunjukkan bahwa keberagaman penampilan juga dapat hadir di tempat tertinggi yang pernah dijangkau manusia.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

9 hours ago
6
















































