Aturan Pemerintah Tidak Transparan, Pengusaha Buka-Bukaan Dampaknya

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden AS Donald Trump akhirnya resmi meneken perintah eksekutif untuk mengatur teknologi kecerdasan buatan (AI). Aturan tersebut bisa dibilang maju-mundur, digadang-gadang karena kedekatan Trump dengan para petinggi raksasa teknologi, yang notabene berjasa banyak dalam mendukung kampanyenya dalam Pilpres AS 2024.

Aturan tersebut mengharuskan para perusahaan teknologi yang mengembangkan AI membagikan model-model terbarunya secara sikarela untuk dikaji pemerintah terlebih dahulu sebelum dirilis secara publik.

Namun, regulasi AI yang dicanangkan pemerintah AS dinilai problematik dan tidak konsisten. Setidaknya begitu menurut Martin Chavez, Wakil Ketua di firma investasi Sixth Street, kepada Reuters, dikutip Rabu (1/7//2026).

Berbicara di gelaran Reuters Momentum AI London, Chavez mengkritik pendekatan regulasi pemerintah AS saat ini yang berfokus pada peluncuran setiap model AI baru secara individual. Ia mempertanyakan bagaimana keputusan nantinya diambil dan siapa yang mengambil keputusan tersebut.

Intinya, Chavez menilai aturan tersebut kurang transparan. Ia khawatir aturan tersebut makin menjauhkan industri AI dari kesetaraan. Hal ini bisa meningkatkan risiko ke depannya.

Sebagai infromasi, Chavez merupakan tokoh senior di industri teknologi dan keuangan, sekaligus anggota dewan direksi Alphabet, perusahaan induk Google.

"Regulasi yang tepat selalu muncul setelah peristiwa terjadi," ujar Chavez, merujuk pada krisis keuangan. "Kita cenderung tidak melakukan apa pun sampai sesuatu yang buruk terjadi, baru kemudian kita membuat regulasi," ia menambahkan.

Ledakan AI meningkatkan kekhawatiran tentang nasib kelompok pekerja di masa depan. Banyak orang khawatir pekerjaan mereka akan digantikan AI, terlebih makin sering terdengar perusahaan melakukan PHK dengan dalih adopsi AI yang lebih produktif dan efisien.

Chavez menekankan bahwa AI memerlukan regulasi yang serupa dengan aturan pascakrisis yang mewajibkan uji ketahanan tahunan bagi sistem keuangan demi meningkatkan keamanan.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |