Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengingatkan masyarakat soal pola makan saat Ramadan. Lewat video terbaru dalam program "Budi Gemar Sharing" di reel Instagramnya, ia menyoroti kebiasaan banyak orang yang langsung menyantap gorengan dan minuman manis saat berbuka puasa. Padahal kebiasaan tersebut bisa berbahaya bagi pankreas.
"Siapa disini yang suka buka puasanya pakai gorengan?" ujarnya dikutip dari reel Instagram @bgsadikin, Rabu (18/2/2026).
Ia menduga, kebanyakan orang pasti mengambil dua hingga tiga gorengan sekaligus. Menurut Budi, kondisi lambung saat berbuka itu masih kosong setelah seharian menahan lapar.
Tubuh, lanjutnya, memang membutuhkan asupan gula untuk mengembalikan energi, sebab gula darah juga rendah ketika berpuasa. Tetapi bukan dengan cara mengkonsumsi sirup manis berlebihan atau gorengan berminyak.
"Tubuh memang butuh gula untuk energi tapi caranya bukan dengan "menghajar" lambung pakai gorengan berminyak atau sirup yang manisnya kebangetan," kata Menkes Budi.
Ia menjelaskan, ketika minum sirup, gula darah akan melonjak cepat dalam waktu singkat. Lonjakan atau spike ini dapat membebani pankreas. Sebaliknya, ia menyarankan masyarakat memilih sumber karbohidrat kompleks.
Dalam video tersebut, Budi menunjukkan contoh makanan seperti singkong, jagung rebus, kacang kulit, pisang rebus, hingga kentang rebus. Makanan ini tetap mengandung karbohidrat yang akan diubah menjadi gula, tetapi pelepasannya berlangsung bertahap.
"Karbohidrat kompleks itu diubah menjadi gula secara perlahan, jadi energi kita pulih pelan-pelan tanpa bikin kaget tubuh," jelasnya.
Ia juga mengingatkan agar kebiasaan sarapan sehat yang pernah ia kampanyekan berisi telur rebus dan umbi-umbian, tetap dijaga selama bulan puasa. Di akhir pesannya, Budi menantang masyarakat untuk memilih antara berbuka puasa dengan makanan yang terasa enak sesaat namun berisiko bagi kesehatan, atau memilih menu yang lebih sehat untuk jangka panjang.
"Nah jadi sekarang kalian mau buka puasanya pakai yang mana? Mau yang enak atau yang sehat?" tutup Menkes Budi dalam video tersebut.
(hsy/hsy)
Addsource on Google

3 hours ago
4
















































