Jakarta, CNBC Indonesia - Brokoli merupakan salah satu sayur paling popular di Indonesia. Sayur ini banyak ditemukan di pasar dan juga mudah diolah. Namun, ternyata ada cara terbaik memasak brokoli agar manfaat kesehatannya maksimal.
Studi yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry ini menemukan bahwa memasak brokoli dapat menghambat enzim yang disebut myrosinase, yang penting untuk memproduksi sulforaphane. Akibatnya, memasak brokoli terlalu lama akan secara signifikan mengurangi kadar sulforaphane.
Sulforaphane berperan dalam pencegahan kanker dengan mendukung pembuangan zat penyebab kanker dari tubuh, menghambat pertumbuhan sel kanker, dan mengurangi peradangan serta stres oksidatif, tambahnya.
"Sudah diketahui secara umum bahwa memasak dalam waktu lama dapat menurunkan nutrisi dalam brokoli, termasuk sulforaphane," kata Stephani Johnson, RDN, DCN, profesor di departemen layanan nutrisi klinis dan preventif di Rutgers School of Health Professions, kepada Verywell.
Cara Memasak Brokoli untuk Mendapatkan Manfaat Kesehatan Maksimal
1. Menumis sebentar ringan: Studi menemukan bahwa menumis brokoli sebentar sebenarnya membantu mengurangi aktivitas myrosinase selama proses memasak, yang berarti Anda dapat mengonsumsi kadar sulforaphane lebih tinggi.
2. Memotong 90 menit sebelum dimasak: Selain itu, para peneliti menemukan bahwa memotong brokoli menjadi kuntum kecil sekitar 90 menit sebelum ditumis ringan dikaitkan dengan kadar sulforafan tertinggi. Memotong kemungkinan mengaktifkan myrosinase, yang membantu mengubah glukoraphanin menjadi sulforaphane sebelum panas menonaktifkan enzim tersebut, menurut Johnson.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]

6 hours ago
2
















































