Gampang Didapat! 5 Buah Ini Bisa Turunkan Kadar Asam Urat

7 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Kadar asam urat yang tinggi dapat memicu nyeri hebat pada persendian dan berisiko mengganggu fungsi ginjal jika dibiarkan. Selain pengobatan medis, pengaturan pola makan juga menjadi bagian penting dalam membantu mengendalikan kadar asam urat.

Sejumlah buah dapat menjadi pilihan dalam pola makan untuk membantu menjaga kadar asam urat. Mengutip Times of India, buah yang kaya vitamin C, antioksidan, air, dan senyawa antiinflamasi dapat mendukung tubuh dalam mengelola kadar asam urat.

Berikut ini daftarnya:

1. Lemon dan Jeruk Kaya Vitamin C

Buah citrus seperti lemon dan jeruk kaya akan vitamin C yang diketahui dapat membantu meningkatkan pengeluaran asam urat melalui urine. Kandungan tersebut juga membuat buah citrus kerap dikaitkan dengan upaya menjaga kadar asam urat tetap terkendali.

Khusus lemon, konsumsinya dalam bentuk jus disebut dapat membantu proses tersebut. Sebuah studi yang dipublikasikan melalui ScienceDirect menemukan bahwa jus lemon dan/atau ekstrak lemon yang larut dalam air secara signifikan menurunkan kadar asam urat serum pada subjek manusia.

2. Stroberi dan Blueberry Penuh Antioksidan

Stroberi dan blueberry mengandung antioksidan, vitamin C, polifenol, serta air dalam jumlah cukup tinggi. Kandungan tersebut dapat membantu melawan peradangan sekaligus mendukung proses pembuangan zat sisa melalui ginjal.

Penelitian yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health (NIH) dengan judul Association Between Polyphenol Intake, Uric Acid, and Hyperuricemia: A Cross-Sectional Analysis in a Population at High Cardiovascular Risk menemukan bahwa asupan polifenol yang lebih tinggi berkaitan dengan kadar asam urat serum yang lebih rendah.

3. Ceri Bantu Lawan Peradangan

Ceri juga termasuk buah yang dapat dipertimbangkan dalam pola makan untuk membantu mengelola asam urat. Buah ini mengandung antosianin, yakni senyawa antioksidan yang memiliki sifat antiinflamasi.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di NIH menunjukkan adanya penurunan konsentrasi asam urat serum yang signifikan terkait konsumsi ceri. Kandungan antioksidannya juga disebut dapat membantu meredakan proses peradangan.

4. Pisang Kaya Kalium dan Rendah Purin

Pisang mengandung kalium dan tergolong rendah purin. Purin merupakan senyawa yang dipecah tubuh dan menghasilkan asam urat, sehingga makanan rendah purin umumnya menjadi bagian dari pengaturan pola makan bagi orang dengan kadar asam urat tinggi.

Kalium juga berperan dalam mendukung fungsi normal tubuh, termasuk fungsi ginjal. Penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central mengenai pilihan diet bagi orang dengan kadar asam urat tinggi turut memasukkan konsumsi pisang dan buah lainnya sebagai bagian dari pola makan yang dapat membantu menekan risiko peningkatan kadar asam urat.

5. Nanas Mengandung Enzim Antiinflamasi

Nanas mengandung bromelain, enzim yang memiliki sifat antiinflamasi alami. Kandungan tersebut disebut dapat membantu meredakan peradangan dan rasa nyeri pada persendian yang berkaitan dengan kondisi asam urat.

Selain itu, kandungan air pada nanas dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh yang penting bagi fungsi ginjal. Studi yang dikutip dalam artikel tersebut menemukan bahwa orang yang mengonsumsi jus nanas selama lima hingga tujuh hari mengalami penurunan rasa sakit yang signifikan akibat asam urat.

Meski sejumlah buah tersebut dapat menjadi bagian dari pola makan sehat, konsumsinya bukan pengganti pengobatan medis. Bagi orang dengan kadar asam urat tinggi, perubahan pola makan sebaiknya tetap dikonsultasikan dengan dokter, terutama jika sedang menjalani terapi obat.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |