Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar

8 hours ago 7

Kerusuhan pecah di Ben Guerdane, Tunisia, usai kapal migran tenggelam. Massa menuntut pencarian dipercepat, melempar batu, kembang api, dan membakar benda.

Para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan dalam sebuah aksi protes menyusul tenggelamnya kapal migran yang menuju Italia, di Ben Guerdane, Tunisia, pada 24 Agustus 2026. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Anak-anak muda menggelar aksi di Ben Guerdane, Tunisia, Senin (24/8/2026). Unjuk rasa tersebut berlangsung tegang hingga memicu bentrokan antara demonstran dan aparat keamanan. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan dalam sebuah aksi protes menyusul tenggelamnya kapal migran yang menuju Italia, di Ben Guerdane, Tunisia, pada 23 Agustus 2026.

Para pengunjuk rasa melemparkan batu dan kembang api serta membakar sejumlah benda di jalan. Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan dalam sebuah aksi protes menyusul tenggelamnya kapal migran yang menuju Italia, di Ben Guerdane, Tunisia, pada 23 Agustus 2026.

Hal ini terjadi usai kapal migran tenggelam saat menuju Italia. Sebelumnya, Garda Nasional Tunisia menyatakan 11 jenazah telah ditemukan oleh penjaga pantai, sementara tiga orang lainnya masih hilang. Seluruh penumpang kapal diketahui berasal dari wilayah Ben Guerdane di Tunisia tenggara. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Api berkobar di jalan saat para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan dalam sebuah aksi protes, menyusul tenggelamnya kapal migran yang menuju Italia, di Ben Guerdane, Tunisia, 24 Agustus 2026.

Operasi pencarian terus dilakukan oleh tim penjaga pantai, militer, dan perlindungan sipil dengan dukungan dua helikopter. Tim dikerahkan untuk menyisir perairan guna menemukan tiga migran yang masih belum diketahui keberadaannya. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Api berkobar di jalan saat para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan dalam sebuah aksi protes, menyusul tenggelamnya kapal migran yang menuju Italia, di Ben Guerdane, Tunisia, 24 Agustus 2026.

Kapal tersebut berangkat pada Kamis dini hari dengan membawa 15 orang, yang sebagian besar merupakan anak muda. Kapal itu kemudian tenggelam di lepas pantai Tunisia. Sejauh ini, hanya satu orang yang ditemukan selamat, menurut keterangan ketua kelompok hak-hak migran pada Sabtu. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan dalam sebuah aksi protes menyusul tenggelamnya kapal migran yang menuju Italia, di Ben Guerdane, Tunisia, pada 24 Agustus 2026.

Pria yang selamat tersebut mengatakan dirinya terombang-ambing di laut selama sekitar 48 jam sebelum akhirnya diselamatkan oleh sebuah kapal komersial. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Para pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan dalam sebuah aksi protes menyusul tenggelamnya kapal migran yang menuju Italia, di Ben Guerdane, Tunisia, pada 23 Agustus 2026.

Peristiwa ini memicu kemarahan warga Ben Guerdane yang menilai pencarian terhadap para korban harus dilakukan lebih cepat, terutama karena sebagian besar penumpang berasal dari daerah tersebut. (REUTERS/Ahmed Jarray)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |