Nyari Batu Ketemu Gigi, Ternyata Harta Karun 10.000 Tahun

5 hours ago 7

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang peneliti yang sedang memeriksa aliran sungai kecil di California, Amerika Serikat, awalnya mengira benda keras yang ia temukan hanyalah batu berbentuk aneh. Namun setelah diperiksa oleh para ahli, ternyata itu adalah gigi fosil hewan purba yang sangat terawat dan berusia lebih dari 10.000 tahun. Penemuan itu kini disebut sebagai salah satu temuan fosil paling indah yang pernah ditemukan di wilayah tersebut, dikutip dari laporan ABC News, Selasa (15/9/2026).

Penemuan itu terjadi di dasar aliran sungai di wilayah San Mateo, California. Saat itu peneliti bernama Brigid Lynch sedang melakukan survei lapangan untuk proyek pelestarian alam. Ia melihat benda yang tampak seperti batu aneh, namun ternyata setelah diamati lebih dekat, benda itu memiliki bentuk dan susunan khas gigi hewan purba.

Benda yang ditemukan itu ternyata adalah gigi geraham seekor hewan Mastodon Pasifik yang hidup pada zaman Es terakhir. Gigi itu berukuran besar, bentuknya masih utuh sempurna, dan warnanya masih terlihat jelas seolah-olah baru saja jatuh dari mulut hewan tersebut ribuan tahun lalu.

"Ini adalah gigi Mastodon paling lengkap dan paling indah yang pernah saya lihat seumur hidup," ujar ahli paleontologi Wayne Thompson dengan penuh kekaguman. "Saat melihatnya, bulu kuduk saya berdiri."

Mastodon adalah hewan mamalia raksasa yang hidup di bumi sejak sekitar 2,5 juta tahun lalu hingga sekitar 11.700 tahun yang lalu. Hewan ini mirip dengan hewan purba yang lebih dikenal yaitu Mamut Berbulu (Woolly Mammoth), tetapi berbeda jenis. Gigi Mastodon berbentuk punggung-punggung melengkung yang berfungsi untuk menghancurkan ranting dan dedaunan. Adapun, gigi Mamut berbentuk datar seperti alas gerinda untuk menggiling rumput.

Mastodon Pasifik sendiri merupakan jenis yang berbeda dari Mastodon Amerika yang lebih dikenal luas. Giginya lebih ramping, tulang kakinya lebih tebal, dan bentuk gadingnya pun berbeda. Hewan ini dahulu berkelana di wilayah pesisir California, Oregon, hingga bagian utara Meksiko.

Gigi fosil yang sangat indah itu kini diserahkan kepada Universitas Stanford untuk diteliti lebih lanjut. Para peneliti berencana melakukan pemindaian karbon untuk mengetahui usia pasti gigi tersebut, serta membuat pemindaian tiga dimensi agar bentuknya dapat dipelajari dan disebarluaskan tanpa harus memegang fosil aslinya.

Peneliti juga menyampaikan bahwa temuan fosil seperti ini sangat berharga. Dari gigi tersebut, para ilmuwan dapat mengetahui apa yang dimakan hewan purba itu, seperti apa iklim pada masa itu, hingga bagaimana perubahan lingkungan memengaruhi kehidupan hewan purba di masa lalu. Pengetahuan itu kemudian dapat digunakan untuk memahami apa yang mungkin terjadi pada hewan dan lingkungan hidup di masa depan.

Artinya, di dasar sungai yang tampak biasa saja itu, tersimpan sebuah kisah alam yang telah terpendam selama belasan ribu tahun. Awalnya dianggap batu biasa, ternyata adalah jejak kehidupan raksasa yang pernah berjalan di atas tanah yang sama tempat kita berdiri saat ini.

(dem/dem) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |