Paus Leo XIV tiba untuk memimpin Misa Krisma di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Kamis (2/3/2026). Ibadah Kamis Putih tersebut dihadiri ratusan uskup dan imam yang memperbarui janji penahbisan mereka, sebagai bagian penting dalam rangkaian perayaan Triduum Paskah dalam kalender liturgi Kristen. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Dalam khotbah pertamanya untuk Misa Krisma sebagai Uskup Roma, Paus Leo XIV menegaskan bahwa setiap orang Kristen dipanggil menjalankan misi yang sama dengan misi Yesus, sesuai panggilan masing-masing namun tetap dalam persekutuan dan kebersamaan dengan sesama. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Menjelang Triduum Paskah yang dimulai dengan Misa Perjamuan Tuhan pada Kamis Putih, Paus mengatakan puncak tahun liturgi Kristen memiliki kekuatan untuk mengubah kesombongan manusia, menyembuhkan luka, mendamaikan, dan mempersatukan umat. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Ia kemudian menyoroti tiga aspek utama misi Kristen, yakni pelepasan, perjumpaan, serta kemungkinan kesalahpahaman dan penolakan. Umat Kristen, terutama para pelayan yang ditahbiskan, diutus untuk melayani dengan berani meninggalkan keterikatan lama dan memasuki hal-hal baru. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)
Menurut Paus, tidak ada misi tanpa rekonsiliasi dengan masa lalu, tidak ada kedamaian tanpa keberanian memulai, dan tidak ada sukacita tanpa risiko. Dalam pengosongan diri, setiap pengorbanan yang dilakukan akan dikembalikan Tuhan dengan cara yang tidak terduga. (REUTERS/Guglielmo Mangiapane)

5 hours ago
2
















































