Prabowo Beberkan Alasan Investasi Besar-besaran Demi Mitigasi Bencana

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto membeberkan upaya pemerintah untuk meningkatkan mitigasi Indonesia dalam menghadapi berbagai bencana alam, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satunya adalah investasi besar-besaran pada alat untuk mitigasi supaya lebih siap menghadapi bencana.

Hal tersebut diungkapkan Prabowo dalam dialog bersama para jurnalis senior dan pakar di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Minggu (6/9/2026), yang disiarkan CNBC Indonesia, Rabu (16/9/2026).

Prabowo menjelaskan, Indonesia berada di kondisi geografis Cincin Api Pasifik yang memiliki banyak gunung berapi aktif, sehingga bencana seperti gempa bumi dan erupsi itu sudah terjadi dari berabad-abad lalu.

"Karena itu kita harus dan saya bertekad meningkatkan kemampuan mitigasi kita. Badan-badan yang menghadapi bencana harus kita perkuat," katanya.

"Dan saya sudah tambah armada-armada helikopter kita. Saya juga besar-besaran melakukan investasi di peralatan-peralatan untuk kita mitigasi. Apakah itu kebakaran hutan, apakah itu gempa bumi, tsunami, apakah itu erupsi. Ini sifat alam yang kita terima," tambahnya.

Prabowo melanjutkan, Indonesia memerlukan ratusan helikopter dan pesawat besar untuk melakukan water bombing ketika terjadi bencana. Pemerintah juga sudah melakukan pemesanan drone untuk bisa diterjunkan.

"Kita juga pesan dalam satu tahun yang lalu sudah saya antisipasi kita sudah pesan ribuan kendaraan pemadam kebakaran. Itu efektif sekarang di mana-mana," katanya.

Tapi bukan tanpa syarat, menurut Prabowo, institusi pemerintah harus terlepas dari korupsi. Sumber daya alam juga harus dimaksimalkan, supaya negara negara memiliki modal yang kuat untuk melakukan mitigasi bencana.

Selain itu, Prabowo juga berkomitmen untuk terus melakukan efisiensi anggaran. Ia menyinggung perayaan ulang tahun setiap kementerian.

"Dan itu tidak sedikit. Saya hilangkan, tidak usah ada perayaan hari ulang tahun," kata Prabowo.

Termasuk anggaran untuk penyelenggaraan tuan rumah pertandingan internasional, penyelenggaraan seminar, kunjungan kerja, pembelian alat tulis, sovenir, sewa gedung, dan lainnya. Dari hal langkah tersebut, mantan menteri pertahanan itu menyebut pada tahun pertama pemerintahannya berhasil menghemat anggaran lebih dari Rp300 triliun, yang dapat dialihkan untuk program produktif.

Lebih lanjut, meskipun Indonesia berada di kawasan Cincin Api, membuat negara diberkahi sumber daya alam yang melimpah. Dari kondisi itu tanah di Indonesia menghasilkan mineral-mineral seperti emas hingga logam tanah jarang di Sumatra hingga Papua.

"Jadi inilah, yang maha kuasa kasih cobaan, tapi dia juga kasih kelebihan. Nah tinggal kita bagaimana kita manage negara kita. Karena itu kita harus memiliki negara, memiliki institusi yang efisien," tuturnya.

(miq/miq) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |