Jakarta, CNBC Indonesia - Makanan yang dikonsumsi anak ternyata memiliki pengaruh signifikan terhadap mood mereka. Sebuah studi baru menemukan bahwa anak-anak yang sering makan buah dan sayuran lebih jarang mengalami masalah perilaku seperti tantrum. Sebaliknya, anak yang sering mengonsumsi camilan manis dan asin menunjukkan kesulitan dalam mengendalikan emosi mereka.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Agder di Norwegia tersebut menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara pola makan dan kesehatan mental anak-anak usia dini.
Studi yang diterbitkan di jurnal Nutrients tersebut mencatat bahwa kesehatan mental sangat penting di awal kehidupan dan sangat memengaruhi prestasi di sekolah hingga keterampilan sosial di masa depan.
Para peneliti menganalisis data dari 363 anak berusia 4 tahun dan ibu mereka dari studi Early Food for Future Health di Norwegia, sebuah uji coba terkontrol secara acak yang bertujuan untuk meningkatkan pola makan pada usia enam hingga 12 bulan.
Studi tersebut menemukan bahwa anak-anak yang lebih sering mengonsumsi sayuran dan buah menunjukkan tingkat masalah mental yang lebih rendah seperti depresi, kecemasan, dan penarikan diri.
Pada saat yang sama, asupan camilan manis dan asin yang lebih tinggi dikaitkan dengan "perilaku agresif."
Menurut penelitian tersebut, sekitar 66% anak yang menunjukkan masalah perilaku pada usia dua hingga tiga tahun terus menunjukkan perilaku serupa hingga usia sekolah.
"Ini menunjukkan pentingnya mengidentifikasi faktor-faktor yang relevan dengan kesehatan mental sejak dini," demikian kesimpulan penelitian tersebut.
(hsy/hsy)
Addsource on Google

5 hours ago
4

















































