Amran Beri Kabar Stok Beras RI Aman untuk 11 Bulan, Jumlahnya Segini

3 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa stok beras RI aman hingga 11 bulan ke depan. Cadangan Beras Pemerintah (CBP) juga diperkirakan akan kembali menyentuh level tertinggi sepanjang sejarah yakni 5 juta ton di bulan ini.

"Pertama alhamdullilah stok kita (CBP) 4,6 juta ton hari ini. Bulan April insya allah bisa 5 juta ton ini tertinggi sepanjang sejarah. Dulu kalau bulan April hanya 1,5 juta ton maksimal 2 juta ton berarti 3 kali lipat, ini adalah kita patut syukuri," kata Amran di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (7/4/2026).

Amran juga tidak khawatir dengan adanya fenomena cuaca El Nino Godzilla. Menurutnya pada musim kemarau yang diprediksi hingga 6 bulan ke depan ini, belum akan mengganggu kondisi pasokan beras.

Pantauan stok beras SPHP di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Rabu (10/9/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)Foto: Pantauan stok beras SPHP di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Rabu (10/9/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Pantauan stok beras SPHP di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Rabu (10/9/2025). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Sehingga menurutnya, dengan total beras yang beredar sebanyak 28 juta ton, maka kondisi pangan utama RI aman hingga kurun waktu 11 bulan ke depan. Lebih lanjut, menurut Amran dari pengalaman musim kemarau panjang sebelumnya konsumsi beras di Indonesia itu mencapai 12 juta ton.

"Stok kita 5 juta ton nanti bulan ini (CBP), kemudian (stok beras) di sektor Horeka (Hotel, Restoran,Kafe) hotel, rumah, dan restoran, itu 12,5 juta ton. Standing crop tanaman sekarang siap panen 11 juta ton. Jadi total 28 juta ton," kata Amran.

"Itu kalau 28 juta ton itu cukup untuk 10,7 bulan - 11 bulan ke depan," jelasnya.

(emy/wur) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |