Ekonomi RI Tembus 5,29%, Kemenkeu Bongkar Rahasianya di Lampung

3 hours ago 5

Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II-2026, mencerminkan fondasi yang solid. LPS ingatkan risiko simpanan berbunga di atas 3,75%.

Direktur Jenderal Stabilitas dan  Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan, Herman Saheruddinsaat dan Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank, Doddy Zulverdi menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financ

Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan Herman Saheruddin saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026). Herman menegaskan perekonomian Indonesia masih berada dalam kondisi sehat di tengah gejolak global, tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang konsisten di atas 5% serta terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Direktur Jenderal Stabilitas dan  Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan, Herman Saheruddinsaat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026).

Herman mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada kuartal II-2026, setelah mencapai 5,6% pada kuartal I-2026. Menurutnya, pertumbuhan yang tetap di atas 5% menunjukkan fondasi ekonomi nasional masih solid dan mampu menghadapi berbagai tantangan global, termasuk pandemi Covid-19, konflik geopolitik, hingga perang di Timur Tengah. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Direktur Jenderal Stabilitas dan  Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan, Herman Saheruddinsaat dan Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank, Doddy Zulverdi menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026).

Ketahanan ekonomi tersebut, lanjut Herman, tidak terlepas dari sinergi pemerintah, regulator, industri keuangan, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas nasional. Ia juga menyoroti peran empat lembaga dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), yakni Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan LPS, yang memiliki tugas berbeda namun saling melengkapi dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank, Doddy Zulverdi saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026).

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner LPS bidang Penjaminan dan Resolusi Perbankan Doddy Zulverdi mengatakan perbankan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian, mulai dari tempat menyimpan kekayaan, sumber pembiayaan dunia usaha, hingga fasilitator sistem pembayaran. Masyarakat pun perlu memperhatikan kesehatan bank, antara lain melalui suku bunga, likuiditas, dan rasio kredit bermasalah (NPL). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan dan Resolusi Bank, Doddy Zulverdi saat menyampaikan pemaparan dalam Lampung Financial Festival di Hotel Novotel, Bandar Lampung, Minggu (6/9/2026).

Dody mengingatkan masyarakat agar mewaspadai bank yang menawarkan bunga simpanan terlalu tinggi karena dapat mencerminkan risiko yang lebih besar. Masyarakat juga perlu membandingkan bunga simpanan dengan tingkat bunga penjaminan LPS yang saat ini sebesar 3,75%. Simpanan dengan bunga di atas tingkat tersebut tetap dapat ditempatkan di bank, tetapi tidak termasuk dalam jaminan LPS. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |