Haalal Bihalal SKKAT di Medan, Bupati Ajak Perantau Bangun Aceh Tenggara

7 hours ago 4
AcehMedan

Haalal Bihalal SKKAT di Medan, Bupati Ajak Perantau Bangun Aceh Tenggara Wakil Ketua DPRA H Ali Basrah, yang juga Ketua Dewan Pembina SKKAT, foto bersama Wakil Bupati Aceh Tenggara Heri Al Hilal dan undangan lain. Waspada.id/Ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Keluarga besar Sepakat Segenep Keluarga Kutacane Aceh Tenggara (SKKAT) Kota Medan menggelar acara Halal Bihalal di Rakan Kuphi, kawasan Ring Road, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi warga Aceh Tenggara di perantauan sekaligus momentum memperkuat kebersamaan pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Sejumlah tokoh penting hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua DPR Aceh H. Ali Basrah, yang juga Dewan Pembina SKKAT, GM Toba Caldera UNESCO Global Geopark Dr. Azizul Kholis, Guru Besar UIN Sumatera Utara Prof. Ahyar Zein, serta pimpinan pesantren KH Dr. Rasidin Bina.

Selain itu, hadir pula Ketua SKKAT Medan Jumadi Selian didampingi Sekretaris Sahri, Pimpinan Pondok Pesantren Ruhul A’Zham Syech Sutan Muda Hanaikan Pane, serta TGK H. Mulia Ardi.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Tenggara yang diwakili Wakil Bupati Heri Al Hilal menyampaikan bahwa Halal Bihalal tidak sekadar tradisi tahunan, tetapi memiliki makna strategis dalam mempererat ukhuwah dan memperkuat persatuan masyarakat, khususnya warga Aceh Tenggara di luar daerah.

“Momentum Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah, memperkuat persatuan, dan membangun kebersamaan,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Ia menegaskan, pembangunan Kabupaten Aceh Tenggara tidak dapat dilakukan pemerintah semata. Perlu dukungan dan kontribusi nyata dari seluruh elemen masyarakat, termasuk diaspora Aceh Tenggara di Medan.
Sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menekankan kemajuan, kesejahteraan, dan daya saing berbasis nilai keislaman serta kearifan lokal, peran keluarga besar SKKAT dinilai sangat penting.

Pemerintah daerah juga mengajak warga perantauan untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kampung halaman, baik melalui pemikiran, jejaring, maupun aksi nyata.

Selain itu, nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan budaya Aceh Tenggara diharapkan tetap dijaga serta diwariskan kepada generasi muda, agar identitas daerah tetap kuat di mana pun berada.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta saling bersalaman, bermaaf-maafan, serta mempererat hubungan antarwarga Aceh Tenggara yang berdomisili di Kota Medan dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, SKKAT berharap solidaritas masyarakat Aceh Tenggara di perantauan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah di masa mendatang.(rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |