Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Jumat (6/2) di zona merah dengan koreksi 2,08% ke level 7.935,26.
Di tengah pelemahan indeks, sejumlah saham berhasil mencatatkan kinerja positif, dipimpin oleh TLKM yang menguat 2,74%, SMMA naik 6,72%, serta AMRT bertambah 2,26%. Sementara itu, tekanan datang dari saham-saham berkapitalisasi besar seperti BBCA yang turun 1,60%, BBRI melemah 1,82%, dan ASII terkoreksi 3,60%.
Aktivitas investor asing tercatat masih solid dengan pembelian bersih sebesar Rp774,50 miliar di pasar reguler dan Rp944,41 miliar di seluruh pasar.
Dari sisi sektoral, mayoritas sektor mengalami pelemahan, di mana Consumer Cyclical menjadi sektor dengan koreksi terdalam sebesar 5,11%. Sebaliknya, sektor Transportation menjadi satu-satunya sektor yang mencatat penguatan tertinggi sebesar 0,53%.
Meski aksi beli asing menjadi penopang, dampaknya dinilai masih terbatas, tercermin dari pergerakan yang beragam antara ETF EIDO yang naik 0,51% dan indeks MSCI Indonesia yang justru turun 1,52%.
Sementara itu, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan pencapaian marketing sales tahunan sebesar Rp4,30 triliun untuk tahun 2025.
Kontribusi terbesar berasal dari segmen residensial yang mencapai Rp2,00 triliun atau sekitar 47% dari total penjualan. Selanjutnya, penjualan kaveling tanah komersial menyumbang Rp1,20 triliun atau 28%, disusul produk komersial sebesar Rp1,07 triliun atau 25%.
Capaian tersebut mencerminkan permintaan yang masih terjaga terhadap produk properti di kawasan PIK, khususnya hunian. Untuk memperkuat ekosistem bisnis PIK2, perseroan telah mengoperasikan Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) sejak Agustus 2025 dan tercatat telah menyelenggarakan 16 acara berskala nasional maupun internasional.
Dari sisi infrastruktur, peningkatan aksesibilitas melalui jalan tol KATARAJA yang menghubungkan PIK2 dengan Bandara Soekarno-Hatta dinilai berpotensi menambah daya tarik kawasan ke depan.
Lalu, ada juga PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) yang tengah menyiapkan dana sebesar Rp280,99 miliar untuk pelaksanaan pembelian kembali saham dalam periode 9 Februari hingga 8 Mei.
Langkah ini dilakukan setelah perseroan merampungkan program buyback sebelumnya yang berlangsung pada 30 Oktober 2025 hingga 29 Januari 2026.
Dalam pelaksanaannya, BUKA akan menunjuk satu perantara pedagang efek.
Setelah periode buyback berakhir, perseroan memiliki fleksibilitas untuk melakukan pengalihan atas saham hasil pembelian kembali tersebut sesuai dengan ketentuan POJK No. 29 Tahun 2023, yakni dalam jangka waktu maksimal tiga tahun.
Rekomendasi Saham Hari Ini
MEDC
Buy 1460-1470 | TP 1520-1550 | SL 1380
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
PANI
Buy 8725-8850 | TP 9100-9300 | SL 8300
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
INDY
Buy 3260-3300 | TP 3370-3440 | SL 3100
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
HRTA
Buy 2230-2240 | TP 2310-2380 | SL 2100
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
TLKM
Buy 3350-3380 | TP 3450-3500 | SL 3170
[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]
Disclaimer: Segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.
(ayh/ayh)

2 hours ago
2















































