Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini, Rabu (25/3/2026) dengan sangat kuat. IHSG berakhir di level 7.302,12, naik 195,28 poin atau 2,75%.
Sebanyak 597 saham naik, 164 turun, dan 197 tidak bergerak. Nilai transaksi hari ini mencapai Rp 25,84 triliun, melibatkan 36,33 miliar saham dalam 2,1 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun naik menjadi Rp 12.842 triliun.
Adapun mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona hijau. Industri, konsumer primer, dan energi menjadi sektor dengan penguatan terbesar.
Hal tersebut seiring dengan saham Astra (ASII) yang naik 13,79% ke level 6.600. ASII pun tercatat menjadi penggerak utama IHSG hari ini dengan bobot 32,76 indeks poin. Kemudian diikuti oleh Telkom (TLKM) yang naik 8,2% dan menyumbang 26,3 indeks poin terhadap IHSG.
Selain itu, saham bank jumbo juga masuk dalam daftar penggerak utama. Bank Mandiri (BMRI) naik 5,07% dan berkontribusi 18,64 indeks poin, sedangkan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) yang naik 1,72% menyumbang 9,43 indeks poin.
Sementara itu, pergerakan IHSG hari ini juga seiring dengan bursa di kawasan. Nikkei di Jepang naik 2,84% dan Kospi di Korea Selatan naik 1,59%.
Meski pekan ini lebih singkat, perhatian investor tetap tertuju pada berbagai agenda penting dari global dan domestik.
Mulai dari perkembangan uang beredar, data consumer sentiment Amerika Serikat, rilis harga impor dan ekspor AS, hingga klaim pengangguran awal AS yang akan memberi gambaran terbaru mengenai kondisi pasar tenaga kerja Negeri Paman Sam.
Rangkaian sentimen tersebut diperkirakan mampu menjadi katalis penggerak pasar, mulai dari saham, nilai tukar rupiah, hingga harga komoditas di sepanjang perdagangan pekan ini.
Sementara itu, harga minyak dunia kembali tertekan pada perdagangan Rabu pagi (25/3/2026), dengan penurunan mendekati 5% seiring meredanya kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah.
Melansir dari Reuters, penurunan ini dipicu meningkatnya ekspektasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran. Pemerintah AS dilaporkan telah mengirimkan proposal perdamaian berisi 15 poin untuk mengakhiri konflik yang selama ini mengganggu distribusi energi global.
Analis Nissan Securities Investment Hiroyuki Kikukawa menyebut pasar mulai melakukan aksi ambil untung setelah harga sempat melonjak. Ekspektasi meredanya konflik mendorong pelaku pasar untuk mengurangi posisi, meski arah negosiasi masih belum pasti.
(mkh/mkh)
Addsource on Google

2 hours ago
5
















































