IHSG Terbang, Saham Konglo Mana Paling Ngebut?

2 hours ago 3

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

10 June 2026 12:40

Jakarta, CNBC Indonesia - Pada perdagangan hari ini Rabu (10/6/2026) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup menguat kembali pada akhir perdagangan sesi pertama pada level 5.881,23 atau naik 2,34% dari penutupan hari sebelumnya.

Hal ini tidak luput dari peran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang menyoroti pergerakan saham perbankan yang sempat tertekan akibat sentimen negatif pasar saham di Tanah Air.

Merespons dinamika tersebut, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama dengan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menggelar koordinasi dengan Danantara, BPJS TK, INA, serta direktur Himbara, pada Selasa (9/6/2026).

Pertemuan ini berfokus pada evaluasi situasi perbankan nasional. Dasco menyatakan bahwa dengan mempertimbangkan kinerja dan fundamental yang kokoh, saham-saham bank BUMN saat ini berada pada posisi yang potensial untuk diakumulasi kembali oleh investor.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco bertemu pimpinan Bank Himbara. (Dok. Istimewa)Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco bertemu pimpinan Bank Himbara. (Dok. Istimewa)

Pernyataan tersebut selaras dengan data yang disampaikan oleh Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Putrama Wahju Setyawan. Ia menegaskan bahwa fundamental Himbara sedang berada pada performa terbaiknya.

Hal ini tercermin dari pertumbuhan penyaluran kredit dan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berkisar antara 20% hingga 30%. Likuiditas perbankan juga terjaga baik dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) di tingkat 88% hingga 90%, serta rasio kredit macet (NPL) yang terkendali di bawah 2%.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi turut mengapresiasi inisiatif koordinasi tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi dan diskusi lanjutan antara pelaku pasar, termasuk Taspen, BPJS, dan INA, guna menjaga stabilitas sekaligus mengatasi tantangan ekonomi nasional.

Menariknya, sentimen positif dari pertemuan pemangku kebijakan ini tidak hanya menopang laju sektor perbankan pelat merah, melainkan juga menular pada deretan saham emiten konglomerasi.

Berdasarkan data pergerakan pasar dalam dua hari terakhir pascapertemuan, mayoritas saham dari grup besar mencatatkan apresiasi nilai yang signifikan.

Tercatat, saham PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) memimpin daftar penguatan tertinggi. Dalam kurun waktu dua hari, saham PGUN melonjak hingga 37,12%.

Posisi selanjutnya ditempati oleh PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dengan kenaikan sebesar 36,74%, diikuti oleh PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) yang terapresiasi 36,36%. Tren positif ini merefleksikan optimisme pelaku pasar terhadap prospek pasar modal domestik setelah adanya sinyal dukungan langsung dari pemerintah.

Berikut adalah rincian pergerakan saham emiten konglomerasi dalam dua hari terakhir:

-

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Berita Kasus| | | |