Internet di Indonesia Bakal Semakin Cepat, Komdigi Siapkan Jurus Ini

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah memiliki strategi jangka panjang bertajuk "Terhubung, Tumbuh, dan Terjaga". Melalui strategi ini, diharapkan infrastruktur digital di Tanah Air akan semakin berkembang pesat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria menuturkan, strategi tersebut memiliki fokus utama pada penguatan konektivitas sebagai fondasi transformasi digital nasional. Lantas, agar konektivitas semakin terhubung, Komdigi juga menyiapkan lelang untuk spektrum 700MHz dan 2,6GHz.

"700MHz ini untuk memperluas cakupan dan lain-lain kita karena spektrumnya cukup luas, lalu juga yang 2,6GHz itu kita lelang dan berangkat memperkuat layanan broadband yang kita punya untuk memberikan kecepatan yang lebih baik untuk para pengguna yang memakai spektrum 2,6GHz ini," ujar Nezar dalam Economic Update 2026 CNBC Indonesia dengan tema "Capaian Kinerja dan Arah Penguatan Program Prioritas Kementerian", Senin (22/6/2026).

Pada akhirnya, langkah strategis tersebut akan mendorong peningkatan terhadap kualitas jaringan internet maupun data di Indonesia. Dalam konteks ini, Komdigi terus berkolaborasi dengan stakeholder di industri, terutama di industri telekomunikasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

Nezar menegaskan, kecepatan internet nasional harus terus ditingkatkan secara merata. Komdigi memastikan telah menyusun kebijakan terkait syarat yang harus dipenuhi operator telekomunikasi dalam lelang spektrum. Salah satunya adalah operator telekomunikasi harus mau membangun jaringan internet berkualitas di kawasan 3T dan Indonesia Timur.

"Jadi dikombinasikan kalau menang di Jawa pasti harus membangun di Papua, menang di misalnya daerah yang lain itu harus membangun di Sumatera misalnya gitu. Jadi sudah dibagi demikian sehingga ada kewajibannya dan juga ada tanggung jawab, ini bagian dari share responsibility dalam mempercepat akses dan memperbaiki kualitas layanan untuk seluruh masyarakat Indonesia," jelasnya.

Hingga saat ini, lanjut dia, cakupan jaringan BTS 4G telah berhasil menjangkau 97% wilayah yang dihuni di Indonesia. Pada saat yang sama, Komdigi juga memperluas jaringan fiber optik, saat ini sudah mencakup 60% wilayah Nusantara. Bahkan, Komdigi turut memperkuat layanan satelit untuk menjangkau daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar).

"Ini semua untuk mendukung bagaimana konektivitas itu bisa menjangkau daerah yang jauh, ada daerah 3T dan juga mampu mengcover daerah-daerah yang memang membutuhkan konektivitas yang intens, terutama di tempat-tempat di mana kegiatan ekonominya tinggi, kita coba tingkatkan kualitas layar yang ada di sana," ungkap dia.

Tak hanya itu, jaringan 5G juga terus dikembangkan melalui kolaborasi dengan operator telekomunikasi. Sejauh ini, tingkat penetrasi jaringan 5G di Indonesia baru mencapai sekitar 10-11% dari total jaringan yang ada. Maka dari itu, dengan dukungan tiga operator telekomunikasi yang sangat dinamis, diharapkan akan ada peningkatan jaringan 5G di Indonesia secara signifikan dalam beberapa waktu mendatang.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |