Jakarta, CNBC Indonesia - Prospek ekonomi Indonesia pada 2026 diperkirakan tetap solid. Pada tahun kuda api ini, laju pertumbuhan ekonomi diyakini berada dikisaran 5,1-5,3%.
Lalu bagaimana dengan iklim investasi?
Mengutip Chief Economist, Macro Strategist & Debt Research Division Head PT BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Helmy Kristanto, optimisme masyarakat terlihat dari Indeks Kepercayaan Konsumen yang menanjak ke level 127. Ini merupakan tertinggi dalam satu tahun terakhir.
Dari sisi perbankan, likuiditas juga menunjukkan penguatan dengan pertumbuhan uang beredar (M2) sebesar 9,6% serta ekspansi kredit yang mulai meningkat, menjadi sinyal pergerakan ekonomi yang kian aktif. Di saat bersamaan, pelonggaran suku bunga global berpotensi mendorong aliran modal ke negara berkembang termasuk Indonesia.
"Pada tahun ini, dampak kebijakan ekonomi mulai terasa. Daya beli membaik, likuiditas longgar, dan aktivitas usaha meningkat," jelas Helmy dalam laporan Market Outlook 2026 beberapa waktu lalu, dikutip Selasa (17/2/2025).
"Biasanya kondisi seperti ini diikuti penguatan pasar modal. Investor yang disiplin memiliki peluang besar untuk menangkap pertumbuhan tersebut," tambahnya.
BRIDS pun memandang kombinasi investasi saham dan obligasi masih relevan pada 2026. Stabilnya arah suku bunga global serta kebijakan moneter dalam negeri yang cenderung akomodatif membuka ruang bagi instrumen pendapatan tetap sebagai penyeimbang portofolio, sementara saham berpotensi memberikan imbal hasil dari perbaikan fundamental emiten.
Hal sama juga dikatakan Founder Feng Shui Consulting Indonesia Yulius Fang menilai. Ia mengatakan tahun 2026 sebagai tahun yang penuh momentum namun tetap membutuhkan kedisiplinan dalam mengelola keuangan.
"Tahun Kuda Api membawa energi optimisme dan pergerakan cepat, namun kunci keberhasilan justru ada pada strategi yang tenang dan bertahap. Investor sebaiknya mengatur cash flow dengan baik, menghindari overconfidence, dan fokus pada pertumbuhan yang konsisten. Slow and steady win the race, melangkah mantap menuju kemajuan akan memberikan hasil yang lebih berkelanjutan," ujarnya.
(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
2
















































