Jakarta, CNBC Indonesia - Kompetisi sepak bola Inggris kembali menerapkan kebijakan jeda singkat selama Ramadan agar pemain Muslim dapat membatalkan puasa di tengah pertandingan. Langkah ini akan diberlakukan di Premier League dan English Football League selama bulan Ramadan.
Dengan waktu matahari terbenam di Inggris berkisar sekitar pukul 17.00 hingga 19.00 GMT, pertandingan yang berpotensi mengalami jeda adalah laga Sabtu pukul 17.30 dan Minggu pukul 16.30 waktu setempat.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, kapten tim bersama ofisial pertandingan akan mencari momen jeda alami dalam laga untuk memberi kesempatan pemain atau ofisial Muslim berbuka puasa. Keputusan terkait perlu tidaknya jeda akan dibahas sebelum pertandingan, termasuk perkiraan waktu penghentian sementara.
Jeda ini bukanlah water break untuk seluruh tim ataupun tactical time-out. Pertandingan tidak akan dihentikan saat permainan sedang mengalir, melainkan pada momen yang memungkinkan seperti saat tendangan gawang, tendangan bebas, atau lemparan ke dalam.
Kesepakatan memberi kesempatan pemain Muslim berbuka puasa di tengah laga pertama kali diterapkan pada 2021. Momen perdana terjadi dalam pertandingan antara Leicester City dan Crystal Palace pada April 2021.
Saat itu, laga dihentikan sejenak ketika terjadi tendangan gawang sekitar menit ke-30. Pemain Leicester Wesley Fofana dan gelandang Palace Cheikhou Kouyate memanfaatkan momen tersebut untuk mengonsumsi cairan dan gel energi sebelum pertandingan dilanjutkan.
Banyak Bintang Muslim di Liga Inggris
Sejumlah nama besar pemain Muslim saat ini merumput di Liga Inggris, seperti Mohamed Salah, William Saliba, Rayan Ait-Nouri, dan Amad Diallo. Mantan gelandang Everton, Abdoulaye Doucoure, pernah menyatakan bahwa atmosfer di Liga Inggris sangat menghormati keyakinan pemain.
"Di Premier League Anda bebas melakukan apa yang sesuai dengan keyakinan Anda. Mereka tidak pernah melakukan sesuatu yang bertentangan dengan agama Anda dan itu luar biasa," ujarnya mengutip BBC Sport, Jumat (20/2/2026).
Doucoure menegaskan dirinya tetap berpuasa penuh selama Ramadan. Menurutnya, pola latihan tetap berjalan normal, meski untuk laga tandang ia dan pemain Muslim lain biasanya makan lebih malam dibanding rekan setim. Klub juga menyiapkan makanan halal agar kebutuhan mereka tetap terpenuhi.
Pada 2022, mantan pemain Liverpool Sadio Mane juga mengungkapkan, klub menyesuaikan jadwal latihan guna mendukung pemain Muslim selama Ramadan.
(hsy/hsy)
Addsource on Google

2 hours ago
1
















































