Pakai Helm Putih, Menteri Ara Cek Renovasi Rumah Kumuh di Menteng

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait melakukan kunjungan ke Menteng Tenggulun, Jakarta Selatan dalam rangka renovasi rumah dan revitalisasi kawasan kumuh. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Jumat (24/4/2026), Menteri yang kerap disapa Ara ini tiba di lokasi sekitar pukul 14:15 WIB.

Ara kemudian mengecek desain kawasan kumuh yang nantinya akan direvitalisasi menjadi kawasan lebih rapi.

Setelah melihat desain pembangunan, Ara pun mengecek dua rumah yang sedang proses renovasi. Di sela-sela melihat rumah yang sedang direnovasi, Ara juga melihat beberapa lukisan untuk media pengetahuan masyarakat sekitar tentang Indonesia.

Dalam pengecekan tersebut, Ara meminta rumah-rumah yang sedang direnovasi harus menggunakan genteng dan tidak boleh menggunakan seng atau asbes.

"Renovasi rumah ini atapnya tidak boleh pakai seng atau asbes, harus pakai genteng, dan gentengnya harus dari Majalengka dan Jatiwangi," kata Ara saat meninjau renovasi rumah, Jumat (24/4/2026).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meninjau renovasi rumah, di Jakarta, Jumat (24/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Foto: Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait saat meninjau renovasi rumah, di Jakarta, Jumat (24/4/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Tak hanya renovasi rumah, Ara juga meminta agar masyarakat sekitar yang juga menjadi UMKM lebih diberdayakan

"Kami tak hanya merenovasi rumah dan revitalisasi kawasan kumuh, tapi juga memberdayakan UMKM agar naik kelas," jelasnya.

Apabila program renovasi rumah dan revitalisasi kawasan Menteng Tenggulun berhasil, maka pihaknya akan menjadikan percontohan untuk daerah lain.

"Kalau ini berhasil, maka bisa jadi contoh untuk daerah lain, program renovasi rumah dan revitalisasi kawasan kumuh di daerah lain seperti Bandung, Medan, dan lain-lainnya," terangnya.

(chd/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |