Jakarta, CNBC Indonesia - Raksasa penerbangan asal Amerika Serikat (AS), Boeing, dijadwalkan kembali menghadapi persidangan pada Senin (04/05/2026) terkait gugatan terbaru atas kecelakaan mematikan pesawat 737 MAX di Ethiopia. Gugatan ini diajukan oleh keluarga Samya Stumo, seorang pekerja LSM muda asal Amerika yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.
Mengutip laporan AFP, kasus ini akan bergulir di pengadilan federal di Chicago dengan agenda pemilihan juri yang dimulai pada Senin dan Selasa, serta pernyataan pembukaan pada Rabu. Samya Stumo tewas dalam kecelakaan Ethiopian Airlines pada Maret 2019 saat dalam perjalanan menuju Kenya untuk tugas pertamanya bersama ThinkWell.
Tragedi ini merupakan kecelakaan fatal kedua setelah jatuhnya Lion Air di Indonesia empat bulan sebelumnya, yang secara total merenggut 346 nyawa. Kecelakaan Ethiopian Airlines menewaskan 157 orang, 149 penumpang dan delapan kru.
Boeing telah mengakui bahwa perangkat lunak anti-stall menjadi penyebab utama. Ini memicu keterpurukan finansial perusahaan selama bertahun-tahun hingga tahun 2024.
Sementara itu, CEO Boeing, Kelly Ortberg, mengakui bahwa tantangan besar masih menanti perusahaan untuk memulihkan kepercayaan publik setelah serangkaian insiden maut tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk memperbaiki standar keselamatan perusahaan di masa depan.
"Lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memenangkan kembali kredibilitas," ujar Ortberg dalam pernyataannya.
Persidangan kali ini memfokuskan pada penentuan nilai kompensasi finansial bagi keluarga korban. Sebagai rujukan, pada November lalu, juri di Chicago telah memberikan ganti rugi sebesar US$ 28,45 juta (Rp 490,84 miliar) kepada keluarga korban lainnya asal New Delhi.
Keluarga Stumo sendiri hingga kini menjadi kritikus paling vokal dan menuntut transparansi penuh dari pihak Boeing. Persidangan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam penuntasan tuntutan sipil yang masih tersisa bagi produsen pesawat asal Seattle tersebut.
(tps/sef)
Addsource on Google

3 hours ago
1
















































