Petugas penyelamat memasuki sebuah tambang batu bara ilegal di negara bagian Meghalaya, India timur laut, pada Jumat (6/2/2026) untuk mencari jenazah korban ledakan yang terjadi sehari sebelumnya. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang dan dikhawatirkan masih ada korban lain yang terjebak di dalam tambang. (REUTERS/Hafiz Ahmed)
Ledakan terjadi sekitar pukul 10.00 waktu setempat pada Kamis (5/2/2026) di tambang jenis “lubang tikus” di distrik East Jaintia Hills. Wakil Komisaris Distrik East Jaintia Hills, Manish Kumar, mengatakan kepada Reuters bahwa tambang tersebut memiliki terowongan sempit yang hanya cukup dilalui pekerja. (REUTERS/Hafiz Ahmed)
Tambang “lubang tikus” sempat digunakan secara luas di wilayah timur laut India karena dianggap lebih murah dan mudah dioperasikan. Namun, praktik ini dikenal berbahaya karena minimnya standar keselamatan serta rentan memicu kecelakaan fatal. (Tangkapan Layar Video Reuters/ANI)
Pemerintah India telah melarang metode penambangan tersebut sejak 2014, menyusul banyaknya korban jiwa serta dampak kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. Meski begitu, aktivitas penambangan ilegal masih terus terjadi di sejumlah wilayah. (REUTERS/Hafiz Ahmed)

2 hours ago
2
















































