Potret Massa Guru Mengamuk di Ibu Kota Jelang Piala Dunia, Api Membara

2 hours ago 3
Para guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) berkumpul di luar salah satu titik akses ke kantor Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Para guru yang tergabung dalam Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) berkumpul di salah satu akses menuju kantor Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) di Kota Meksiko, Rabu (3/6/2026). Pada hari yang sama, ribuan tenaga pendidik kembali menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran yang memicu kemacetan parah serta mengganggu aktivitas di berbagai wilayah ibu kota. (REUTERS/Luis Cortes)

Seorang guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) berdiri di tengah gas air mata di luar kantor Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Demonstrasi yang dipimpin Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan (CNTE) itu berlangsung di sejumlah ruas jalan utama, termasuk Insurgentes dan Paseo de la Reforma, dua jalur tersibuk di kota tersebut. (REUTERS/Paola Garcia)

Para guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) merusak salah satu titik akses ke kantor Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Para guru menuntut pemerintah Presiden Claudia Sheinbaum memenuhi janji kampanye untuk mencabut reformasi sistem pensiun dan jaminan sosial pekerja sektor publik yang diberlakukan pada 2007. (REUTERS/Paola Garcia)

Para guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) memanjat pagar saat mereka mencoba menyerbu Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Selain menuntut kenaikan gaji, para guru juga mendesak perbaikan kesejahteraan tenaga pendidik. CNTE menilai pemerintah belum menunjukkan langkah konkret untuk memenuhi berbagai komitmen yang sebelumnya disampaikan kepada kalangan guru. Dalam aksi tersebut, sejumlah demonstran terlihat memanjat pagar ketika berusaha memasuki kompleks Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) sebagai bagian dari protes yang menuntut perbaikan upah dan sistem pensiun. (REUTERS/Paola Garcia)

Para guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) menjatuhkan sebuah papan tanda selama protes di luar Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Sejumlah fasilitas umum dan properti di sekitar lokasi aksi turut mengalami kerusakan selama demonstrasi berlangsung. (REUTERS/Paola Garcia)

Para anggota media bekerja di luar Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) setelah dirusak oleh guru-guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Sejumlah massa juga terlihat membakar bagian luar gedung Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) setelah fasilitas tersebut dirusak dalam aksi protes yang dilakukan guru-guru dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE). Kobaran api tampak muncul di beberapa titik bangunan. (REUTERS/Luis Cortes)

Para guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) berjalan di tengah asap alat pemadam kebakaran yang digunakan polisi untuk membubarkan demonstran di luar Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Beberapa guru juga terlibat bentrok dengan aparat kepolisian saat aksi berlangsung. Ketegangan terjadi ketika petugas berupaya mengendalikan massa dan mengamankan area sekitar lokasi demonstrasi. (REUTERS/Paola Garcia)

Seorang petugas polisi pembantu dievakuasi dari Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) oleh petugas darurat setelah guru-guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) merusak gedung SEP selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Beberapa massa tampak mengalami luka-luka selama kericuhan berlangsung dan kemudian dievakuasi oleh petugas darurat untuk mendapatkan penanganan medis. (REUTERS/Luis Cortes)

Seorang pria berjalan melewati pos pemeriksaan polisi di dekat Zocalo, tempat para guru pembangkang dari serikat Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) mendirikan perkemahan untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih tinggi, menjelang Piala Dunia FIFA 2026, di Mexico City, Meksiko, 3 Juni 2026.

Gelombang protes juga memicu kekhawatiran menjelang pembukaan Piala Dunia 2026. CNTE dalam pernyataannya mengancam akan menggelar demonstrasi massal pada hari pembukaan turnamen jika pemerintah tidak segera mencapai kesepakatan dengan para guru. Namun, serikat tersebut menegaskan tidak mendukung tindakan vandalisme maupun perusakan fasilitas umum. (REUTERS/Luis Cortes)

Seorang guru pembangkang dari Koordinasi Nasional Pekerja Pendidikan Meksiko (CNTE) berjalan di tengah gas air mata di luar Sekretariat Pendidikan Publik (SEP) selama protes untuk menuntut upah dan pensiun yang lebih baik, dengan slogan

Aksi para guru berlangsung hanya delapan hari sebelum Kota Meksiko menjadi tuan rumah pertandingan pembuka Piala Dunia antara Meksiko dan Afrika Selatan di Stadion Azteca pada 11 Juni. Di tengah persiapan menuju ajang sepak bola terbesar dunia itu, ibu kota Meksiko juga masih menghadapi sejumlah proyek infrastruktur yang belum rampung, termasuk renovasi bandara, perbaikan jaringan metro, dan pekerjaan di beberapa jalan utama. (REUTERS/Paola Garcia)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |