Pemimpin oposisi Hungaria, Peter Magyar, mengklaim kemenangan dalam pemilihan nasional yang digelar Minggu (12/4/2026), setelah partainya, Partai Tisza, disebut unggul telak atas partai berkuasa Fidesz. REUTERS/Marton Monus
Dalam rapat umum yang digelar di Budapest, tepat di seberang Sungai Danube dari gedung parlemen, Magyar menyampaikan kemenangan di hadapan ribuan pendukungnya. “Kita berhasil!” ujarnya disambut sorak sorai massa. REUTERS/Lisi Niesner
Melansir Reuters, Magyar menyebut partainya telah meraih sekitar 3,3 juta suara dan berpotensi mengamankan mayoritas dua pertiga di parlemen. Jika hasil ini terkonfirmasi, kemenangan tersebut akan mengakhiri dominasi politik Viktor Orban yang telah berkuasa selama 16 tahun. REUTERS/Marton Monus
Ia juga menegaskan bahwa capaian tersebut menjadi rekor baru dalam sejarah demokrasi Hungaria. “Belum pernah sebelumnya begitu banyak orang memberikan suara, dan belum pernah satu partai mendapatkan mandat sekuat ini,” katanya. REUTERS/Lisi Niesner
Kekalahan ini menandai kemunduran signifikan bagi Orban, sosok nasionalis yang selama ini dikenal luas sebagai arsitek model demokrasi “illiberal” dan memiliki kedekatan dengan Rusia serta mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. REUTERS/Bernadett Szabo

5 hours ago
2
















































