Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id): Bermodalkan dua kemenangan pada dua laga terakhir, skuad PSMS Medan sarat motivasi tinggi jelang menghadapi Persekat Tegal pada Sabtu (21/2) malam.
Terakhir, PSMS menumbangkan Sumsel United dengan skor 3-1 pada akhir pekan lalu di Stadion Utama Sumatera Utara. “Semua pemain dalam kepercayaan diri tinggi setelah kita menang di kandang,” ujar Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, Kamis (19/2).
Meski begitu, Eko meminta pemain tidak meremehkan calon lawan dan senantiasa konsentrasi dengan laga selanjutnya. “Semua pemain ingin berprogres, tapi saya minta semua tetap fokus dan tidak lengah di laga selanjutnya,” ucapnya.
Eko mengatakan telah melakukan sejumlah persiapan, terlebih saat ini skuad sudah berada di markas lawan. “Persiapan biasa, kemarin selepas kita home (lawan Sumsel United) sudah mulai persiapan untuk lawan Tegal,” tuturnya.
Eko pun menambahkan bahwa skuad asuhannya saat ini dalam kondisi fit tanpa ada yang mengalami cedera. “Pemain semua dalam kondisi baik dan sehat semua,” katanya.
Pertandingan kedua tim bakal digelar di Stadion Tri Sanja, Tegal. Kick-off babak pertama dijadwalkan pukul 20.30 WIB. Kedua tim sudah dua kali bertemu. Dalam pertemuan pertama, PSMS kalah di kandang sendiri.
Ayam Kinantan saat itu kalah 0-1 dari Persekat di Stadion Utama Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025). Duel itu berlangsung pada saat pembukaan Liga 2 Indonesia musim 2025/2026.
Pertemuan kedua tim tersaji di Stadion Tri Sanja, Tegal, Kamis (13/11/2025). Saat itu, laga berakhir imbang 1-1. Sehingga laga nanti bakal menjadi momentum penting bagi catatan PSMS dalam head to head. PSMS harus menang dari Persekat.
Kemenangan itu juga penting untuk menjaga asa PSMS lolos ke Liga 1 musim depan. Di sisi lain, Persekat juga butuh kemenangan agar terhindar dari zona play-off degradasi. Persekat saat ini di posisi ke-9 dengan 19 poin.
Persekat harus menang agar memperbesar peluang mengejar PSPS Pekanbaru atau Persikad Depok di atasnya. Kedua klub itu saat ini memperoleh masing-masing 22 dan 23 poin.
Seperti diketahui, PSMS bertolak ke Tegal dengan membawa 23 pemain. PSMS tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Dua pilar utamanya, Erwin Gutawa dan Adlin Cahya harus absen lantaran akumulasi kartu.
“Kita bawa 23 pemain, kecuali yang akumulasi kartu dan tidak bisa dimainkan itu kita tinggal di Medan. Yang akumulasi Erwin Gutawa dan Adlin Cahya,” jelas Eko.
Meski kehilangan dua pemain inti, pelatih asal Jawa Tengah itu tak ingin menjadikan absennya Erwin dan Adlin sebagai alasan. Ia mengaku sudah menyiapkan skema alternatif dan opsi pemain pengganti yang dinilai siap mengisi kekosongan tersebut. “Kami sudah siapkan penggantinya, kita lihat yang siap nantinya yang kita turunkan,” ucap Eko. (id08/bs)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































