Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pasar modal domestik masih solid di tengah volatilitas yang tinggi akibat tekanan geopolitik dan ketidakpastian global.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Keuangan Derivatig dan Bursa Karbin OJK, Hasan Fawzi mengatakan kondisi pasar saham indonesia saat ini menunkukan daya tahan meski sempat koreksi 16,91 persen secara year to date.
Menurut Hasan kondisi tersebut lebih mencerminkan pengaruh dinamika eksternal dibandingkan reapons terhadap fundamental ekonomi domestik semata.
Selain itu, Hasan menegaskan likuiditas pasar dinilai stabil dengan rentang spread bid -ask tercatat berada pada level 1,54 kali yang menunjukan kondisi perdagangan masih relatif baik. Seperti pada industri reksa dana, nilai aktiva bersih masih tercatat pertumbuhan positif mencapai 695,71 triliun Rupiah atau tumbuh 3,02 persen secara year to date.
Add
source on Google

5 hours ago
2
















































