Antisipasi Penumpukan Kendaraan Di Tol Binjai-Langkat Di Arus Balik Mudik Lebaran

3 hours ago 2
Sumut

24 Maret 202624 Maret 2026

Antisipasi Penumpukan Kendaraan Di Tol Binjai-Langkat Di Arus Balik Mudik Lebaran Rudi Alfahri Rangkuti. Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

STABAT (Waspada.id): Arus balik Idul Fitri 1447 H di Sumatera Utara diperkirakan terjadi dalam dua gelombang dan berpotensi memicu kepadatan di sejumlah jalur utama, khususnya ruas Tol Binjai–Langkat serta Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di kawasan Stabat, Kabupaten Langkat.

Anggota DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, mengingatkan pemerintah bersama instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama pada puncak arus balik yang diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

“Kita berharap ada langkah strategis guna mengantisipasi penumpukan kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas,” ujarnya di Stabat, Selasa (24/3).

Menurut politisi Partai Amanat Nasional (PAN) dari Dapil Sumut 12 itu, ruas Tol Binjai–Langkat, termasuk seksi Tanjung Pura–Pangkalan Brandan yang kini telah beroperasi penuh, akan menjadi jalur utama masyarakat menuju Medan dan Binjai, sehingga berpotensi mengalami lonjakan volume kendaraan secara signifikan.

Untuk mengurai kepadatan, ia mendorong penerapan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way) yang disiapkan sejak dini, terutama jika terjadi peningkatan arus kendaraan secara tajam.

Selain di jalan tol, potensi kemacetan juga diprediksi terjadi di jalur arteri, khususnya di kawasan Stabat. Titik rawan berada di Jembatan Sei Wampu yang mengalami penyempitan lajur, sehingga kerap menimbulkan antrean panjang, terlebih dengan tingginya arus kendaraan dari arah Aceh menuju Medan.

Rudi juga mengingatkan pengendara agar mewaspadai titik rawan banjir di Km 53 ruas Tanjung Pura–Pangkalan Brandan yang sebelumnya sempat mengalami genangan. Kondisi tersebut dinilai dapat memperparah kemacetan jika terjadi saat arus balik.

Meski demikian, hingga hari kedua Lebaran, kondisi arus lalu lintas di wilayah Langkat masih terpantau aman, lancar, dan terkendali.

Hal ini tidak terlepas dari kesiapsiagaan aparat kepolisian melalui Operasi Ketupat Toba 2026 yang terus melakukan pengamanan, patroli, serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik strategis.

Rudi mengapresiasi kinerja petugas di lapangan, namun menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan menjelang puncak arus balik. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga batas kecepatan, memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki tol, serta mengikuti arahan petugas.

“Kesadaran masyarakat sangat penting agar arus balik berjalan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya. (id143)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |