Ukuran Font
Kecil Besar
14px
PANYABUNGAN (Waspada.id): Pengembangan komoditas pisang kepok atau yang dikenal dengan sebutan “Sitabar” di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak sekadar program tanam biasa.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian merancang strategi komprehensif mulai dari sektor hulu hingga hilir demi mengembalikan kejayaan buah khas daerah tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, menyampaikan hal tersebut usai menggelar pertemuan dengan jajaran pakar dari Universitas Medan Area (UMA), Selasa (14/4).

Menurut Taufik, transformasi ini dirancang dengan pendekatan multisektor. Di sisi hulu atau agroteknologi, fokus utama adalah pada standarisasi pola tanam dan penerapan teknologi modern.
“Sementara di sisi hilir atau agribisnis, kita targetkan penciptaan nilai tambah melalui pengolahan hasil panen menjadi berbagai produk turunan,” jelas Taufik melalui pesan WhatsApp.
Hadirkan Wisata Edukasi
Tidak hanya soal produksi, rencana strategis ini juga mencakup pengembangan lahan budidaya sebagai destinasi wisata edukasi. Hal ini diharapkan mampu membuka sumber pendapatan alternatif baru bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, rencana ini mendapat sambutan positif dari kalangan petani. Nursaidah Hasibuan, petani di Rumbio, mengaku sangat mendukung langkah Dinas Pertanian di bawah kepemimpinan Taufik.
Ia menyesalkan kondisi saat ini di mana pisang Sitabar sudah langka dan kualitasnya tidak sebaik pada era 1970-an, bahkan banyak yang dipancing matangnya secara artifisial.
“Kami ucapkan terima kasih dan sangat mendukung. Bagusnya pemerintah yang mendatangkan bibit unggul, warga yang menanam, dan didampingi petugas penyuluh,” ujar Nursaidah.
Dengan program yang terarah ini, ia berharap kejayaan pisang Sitabar bisa kembali terwujud dan menjadi kebanggaan Bumi Gordang Sambilan. (id100)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































