Ukuran Font
Kecil Besar
14px
KETUA KONI Pusat Marciano Norman (tengah) bersama jajaran KONI Lampung melakukan audiensi dan penyerahan dokumen persyaratan bakal calon tuan rumah PON XXIII/2032 di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Selasa (10/3). Antara
JAKARTA (Waspada.id): Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Marciano Norman, menerima audiensi dan penyerahan dokumen persyaratan bakal calon tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII/2032 dari KONI Banten dan KONI Lampung.
Penyerahan langsung dokumen persyaratan dilakukan oleh Ketua Umum KONI Banten Agus Rasyid dan Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat di Kantor KONI Pusat, Jakarta, Selasa (10/3).
“Alhamdulillah kita bisa menerima audiensi KONI Lampung dan KONI Banten dalam rangka memenuhi persyaratan untuk bakal calon tuan rumah PON XXIII/2032,” kata Marciano dalam keterangan tertulis.
Tak ketinggalan, Marciano menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Banten dan Lampung atas dukungan dalam mempersiapkan diri menjadi tuan rumah PON.
“Sebanyak 16 persyaratan ini kami sudah siapkan dan satu persyaratan lagi masih dalam proses. Insya Allah hari ini akan diselesaikan,” ujar Ketum KONI Lampung Taufik Hidayat.
Ketua Umum KONI Banten, Agus Rasyid, mengungkapkan Banten sudah sangat siap untuk menjadi tuan rumah PON XXIII 2032 dan segala fasilitas telah lengkap.
“Kami sudah persiapkan venue-venue untuk PON, kami punya Banten Internasional Stadium dengan kapasitas 30 ribu penonton dan kami juga sudah melengkapi fasilitas yang lainnya,” papar Agus.
Ia menargetkan Provinsi Banten mampu meningkatkan prestasi peringkat di PON XXIII 2032. “Terdekat di NTB-NTT dan kemudian di Banten, sesuai yang disampaikan Wakil Ketum KONI Pusat kita harus rasional paling tidak selalu memperbaiki dari PON ke PON. Insya Allah Banten peringkat 5 besar,” ucapnya.
Selanjutnya, Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) akan menindaklanjuti seluruh persyaratan tersebut.
Waketum I KONI Pusat, Suwarno, mengungkap informasi tambahan terkait perubahan batas waktu pengumpulan dokumen persyaratan bakal calon tuan rumah PON XXIII/2032.
“Yang tadinya persyaratan akan ditutup 1 Mei, maka pendaftaran akan kami tutup 1 April karena Mei Rakernas KONI 2026,” kata Suwarno.
Sehubungan dengan itu, Suwarno targetkan visitasi tuan rumah dapat dilakukan pada April 2026. Visitasi tersebut dilakukan untuk memprioritaskan arena cabang olahraga Olimpiade dan tidak ada pembangunan arena baru dari APBN.
Rakernas KONI 2026 yang akan berlangsung pada Mei, diharapkan dapat dilanjutkan langsung dengan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub). (id08/ant)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































