Jakarta, CNBC Indonesia - Telkom Indonesia mengimplementasikan inisiatif Respectful Workplace Policy (RWP) yang merupakan bagian dari strategy Inisiatif Diversity, Equity, and Inclusion (DEI). RWP memastikan tersedianya mekanisme pelaporan yang aman dengan prinsip anti-retaliasi, sehingga setiap individu dapat menyampaikan kekhawatiran tanpa rasa takut.
Diketahui Future of Jobs Report 2025 dari World Economic Forum menunjukkan bahwa 39% pemberi kerja yang disurvei menilai kebijakan dan program DEI sebagai langkah efektif untuk meningkatkan ketersediaan talenta hingga 2030. Kesadaran ini mendorong semakin banyak organisasi, termasuk di Indonesia, untuk menerjemahkan komitmen DEI ke dalam kebijakan internal yang konkret.
Chief Human Capital Officer TelkomGroup, Willy Saelan, mengatakan kebijakan ini diperkuat oleh Code of Ethics yang menegaskan integritas, profesionalisme, serta hubungan kerja yang saling menghormati. Dia juga menekankan pentingnya memperlakukan setiap individu dengan hormat melalui pesan, "We need to treat people respectfully".
"Pilar ini juga mencakup perlindungan yang lebih luas, tidak hanya pada aspek sosial, tetapi juga fisik dan mental. Dalam aspek keselamatan, sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3) memastikan mitigasi risiko operasional, sementara program kesejahteraan dirancang untuk mendukung stabilitas dan produktivitas karyawan," ungkap dia dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).
"Seluruh implementasi tersebut dijalankan dengan pelatihan rutin hingga pembentukan satuan tugas khusus yang menangani laporan secara profesional dan independen. Dengan demikian, berbagai kebijakan tersebut, termasuk RWP, tidak berdiri sebagai inisatif terpisah, melainkan menjadi bagian dari fondasi sosial yang mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang," tambahnya.
Menurut dia, upaya membangun fondasi sosial yang kuat tersebut pun tercermin dalam berbagai pengakuan internasional. Antara lain dari UN Women melalui WEP Awards 2024 kategori Gender Responsive Workplace. Selain itu, perusahaan juga meraih apresiasi dari HR Asia dalam ajang Best Companies to Work for in Asia Awards, serta masuk dalam daftar World's Best Employers 2025 versi Forbes.
"Pengakuan ini menegaskan bahwa perusahaan yang berkelanjutan bukan hanya yang unggul dalam inovasi, tetapi juga yang konsisten menjaga lingkungan kerja tetap aman dan inklusif. Budaya saling menghargai mungkin tidak selalu terlihat di permukaan, namun justru itulah fondasi yang menjaga kepercayaan dan reputasi dalam jangka panjang," pungkas Willy.
(rah/rah)
Addsource on Google

2 hours ago
1
















































