Ukuran Font
Kecil Besar
14px
HATONDUHAN, Simalungun (Waspada.id): Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih menghadiri Pesta Parerean/Tugu Tambak Pomparan Op Bima Sinaga di Nagori Saribuasi, Kecamatan Hatonduhan, Sabtu (28/2/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyatakan bahwa tugu yang didirikan akan menjadi pengingat sepanjang masa bagi generasi mendatang.
“Kita patut bersyukur dapat berkumpul bersama di acara Parerean/Tugu Tambak Pomparan Op Bima Sinaga ini. Tugu yang didirikan hari ini akan menjadi pengingat sepanjang masa dan menjadi warisan sejarah bagi anak cucu kita tentang jati diri serta asal-usul keluarga,” ucap Bupati di hadapan seluruh undangan.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan tugu keluarga memiliki makna filosofis mendalam dan nilai strategis dalam menjaga identitas, persatuan, serta pelestarian budaya lokal di tengah modernisasi. “Tugu ini bukan hanya bangunan semata, tetapi juga simbol persatuan dan sejarah keluarga. Kelak, anak-anak kita dapat memahami perjalanan leluhur mereka. Oleh karena itu, adat dan budaya ini harus kita jaga bersama sebagai bagian dari jati diri masyarakat Simalungun,” tambahnya.
Kehadiran Bupati menjadi bentuk komitmen pemerintah mendukung pelestarian adat budaya dan memperkuat ikatan kekeluargaan. Turut mendampinginya antara lain Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Tuan Guru Batak Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajaguguk, serta perwakilan OPD Pemkab Simalungun.

Kedatangan rombongan disambut dengan prosesi adat manomu-nomu, simbol penghormatan khas masyarakat Batak. Bupati juga memberikan ulos kepada keluarga besar Bona Uli Rajaguguk sebagai bentuk penghormatan dan kasih sayang. “Kepada keluarga besar Bona Uli Rajaguguk, saya mengucapkan selamat atas terlaksananya Pesta Parerean/Tugu Tambak Opung. Semoga acara ini berjalan dengan lancar, penuh berkat, dan semakin mempererat persaudaraan seluruh pomparan,” ucapnya.
Kapolres, Ketua DPRD, dan Tuan Guru juga menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya persatuan, kekompakan keluarga, dan pelestarian adat. Bona Uli Rajaguguk mewakili keluarga besar menyampaikan rasa terima kasih. “Kami sangat berbahagia dan merasa terhormat karena Bapak Bupati telah meluangkan waktu untuk hadir di pesta tugu tambak opung kami. Kami juga mengucapkan terima kasih atas pemberian ulos yang menjadi kebanggaan bagi keluarga kami,” ungkapnya.

Acara berlangsung khidmat dengan nuansa adat yang kental dan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen melestarikan budaya Simalungun. [***]
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































