Dishub Aceh Prediksi Mobilitas Pemudik Lebaran 1447 H Meningkat

4 hours ago 2
Aceh

Dishub Aceh Prediksi Mobilitas Pemudik Lebaran 1447 H Meningkat Suasana terminal bus tipe A Banda Aceh jelang mudik lebaran. Waspada.id/Hulwa Dzakira

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

BANDA ACEH (Waspada.id): Dinas Perhubungan Aceh memprediksi mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah akan kembali meningkat. Perkiraan tersebut didasarkan pada hasil survei terhadap 1.092 responden di Aceh yang menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melakukan perjalanan.

Kepala Dishub Aceh, T. Faisal, mengatakan potensi pergerakan masyarakat diperkirakan terjadi melalui berbagai moda transportasi, mulai dari jalur darat, laut hingga udara.

“Potensi pergerakan masyarakat pada masa mudik tahun ini cukup tinggi. Karena itu kami telah menyiapkan berbagai langkah agar arus mudik dan arus balik dapat berjalan aman dan lancar,” kata Faisal di Banda Aceh, Senin (9/3/2026).

Sebagai bagian dari kesiapan, Dishub Aceh telah melakukan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan umum. Pemeriksaan dilakukan selama enam hari, 9–14 Februari 2026, terhadap 485 unit bus angkutan antar kota dalam provinsi (AKDP) di delapan terminal.

Selain itu, ramp check juga dilakukan terhadap kapal penyeberangan yang akan beroperasi selama masa angkutan Lebaran. Langkah ini bertujuan memastikan kendaraan maupun kapal yang beroperasi dalam kondisi aman dan layak.

Dishub Aceh juga memperkuat koordinasi lintas instansi, melibatkan kepolisian, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), KSOP, pemerintah kabupaten/kota, serta operator transportasi darat, laut, dan udara.

Sebanyak 1.128 personel akan disiagakan di sejumlah pos pelayanan transportasi, termasuk Posko Terpadu di Kantor BPTD Kelas II Aceh, Pelabuhan Ulee Lheue, terminal tipe A dan tipe B, enam pelabuhan penyeberangan provinsi, hingga pos di 23 kabupaten/kota di Aceh.

Dari sisi armada, Dishub Aceh memastikan ketersediaan transportasi yang cukup untuk melayani pemudik. Di jalur darat tersedia 1.949 unit bus AKDP dan 602 unit bus AKAP dengan kapasitas sekitar 216.058 penumpang.

Sementara di jalur laut, enam kapal penyeberangan dan empat kapal cepat disiapkan dengan kapasitas sekitar 88.624 penumpang. Untuk transportasi udara, delapan maskapai penerbangan melayani rute dari dan menuju Aceh dengan kapasitas sekitar 63.800 penumpang selama periode angkutan Lebaran.

Berdasarkan hasil survei, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14 Maret 2026 (H-7) dan 18 Maret 2026 (H-3). Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret 2026 (H+2) sebelum kembali normal.

Sebagian besar perjalanan mudik diperkirakan berasal dari Banda Aceh dan sekitarnya dengan tujuan utama ke wilayah pantai timur Aceh serta ke luar provinsi, khususnya Medan. (Hulwa)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |