Ditengarai Upaya Intimidasi, Mobil Ortu Penggiat Anti Narkoba Dibakar OTK

3 hours ago 2
Sumut

Ditengarai Upaya Intimidasi, Mobil Ortu Penggiat Anti Narkoba Dibakar OTK Terlihat bekas bakaran pada badan mobil yang tepat berada pada disisi tanki bahan bakar. (dok:Indra Fauzi Rambe/waspada.id)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LABURA (Waspada.id): Penggiat sosial media (sosmed) Indra Fauzi Rambe yang beberapa bulan terakhir mengkritisi maraknya peredaran narkoba di Desa Bandar Selamat Kecamatan Aek Kuo Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) mengesalkan tindakan pembakaran mobil milik orang tuanya yang sedang terparkir disamping rumah oleh orang tak dikenal pada Jumat dinihari (3/4) sekitar pukul 00.20 WIB.

Dijelaskan Indra, sebelum kejadian, seperti biasa ia memarkir mobil disamping rumah orang tuanya sekira pukul 23.30 WIB selepas kembali dari Kota Rantauprapat bersama isterinya.

“Mobil itu sehari-harinya saya pakai, seperti biasa, setiap kembali mobil diparkir di samping rumah orang tua karena belum ada garasi mobil di rumah saya,” jelas Indra, Kamis (9/4) yang menerangkan jika rumahnya persis di depan rumah orang tuanya yang terpisah oleh jalan umum.

Pembakaran itu menurutnya sangat tidak bertanggung jawab dan telah membahayakan keselamatan orang tua dan dua adiknya yang pada saat kejadian sedang berada di dalam rumah.

“Syukur aja malam itu adik perempuan saya yang kamar tidurnya tepat di samping parkir mobil terbangun karena mencium bau asap bakaran yang menyengat. Saat terjaga, melalui jendela kamar ia melihat api sudah mulai membesar dan langsung membangun adik laki-laki saya dan bersama memadamkan api yang mulai membakar mobil, jika terlambat mungkin sangat berbahaya karena api tepat di posisi tanki bahan bakar mobil,” jelas Indra.

Kejadian ini menurut Indra Rambe kemungkinan berkaitan dengan aktivitas sosmed nya yang dalam beberapa bulan terakhir selalu menyorot tentang peredaran narkoba di desanya. Mengingat ia dan orang tuanya tidak mempunyai perselisihan dengan pihak lain. Baik dengan tetangga ataupun keluarga.

“Ada kecurigaan jika kejadian ini merupakan rangkaian upaya intimidasi pada saya dan keluarga karena postingan saya di sosmed. Sebab sebelumnya, ada beberapa pesan telefon yang meminta agar saya menghapus semua postingan tentang narkoba,” ungkap Indra.

Atas kejadian ini, orang tua Indra Rambe telah melakukan pengaduan ke Mapolsek Aek Natas sesuai dengan surat pengaduan nomor LP/B/23/IV/2026/SPKT.UNITSABHARAPOLSEKAEKNATAS/POLRES-LAB.BATU/POLDASUMUT pada tanggal 3 April 2026.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Aek Natas, Iptu Sofyan, SH, MH melalui Kanit Reskrim Polsek Aek Natas, Ipda. D. Manik, SH yang menjelaskan jika saat ini pihaknya sedang melakukan rangkaian proses penyelidikan atas kasus tersebut

“Saat kita sedang melakukan beberapa upaya penyelidikan. Sejumlah CCTV yang mungkin dapat membantu telah coba kita buka untuk mengetahui terduga pelaku. Saat ini kita masih menunggu saksi lain untuk dimintai keterangan. Pastinya, upaya penyelidikan kasus ini terus kita lakukan,” jelas Ipda D. Manik, SH, Kamis (9/4). (id31)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |