Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami

3 hours ago 2
AcehPendidikan

Bupati Aceh Besar Ajak Pimpinan Dayah Perkuat Sinergi Bangun Generasi Islami Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara Pembahasan Rencana Pembangunan BLK santri, di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (9/4/2026). (Waspada.id/Ist)

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

KOTA JANTHO (Waspada.id): Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), mengajak para pimpinan dayah untuk turut mendukung jalannya pemerintahan serta memperkuat pembangunan daerah dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah.

Demikia disampaikannya dalam pertemuan bersama pimpinan dayah dalam wilayah Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (9/4/2026).

Pada kesempatan itu, Syech Muharram menyebutkan sinergi antara pemerintah daerah dan dayah menjadi kunci penting dalam menciptakan generasi yang lebih baik di masa mendatang. “Mari kita bersatu dan bersama menjadikan generasi penerus kita lebih baik dari kita saat ini,” ujar Syech Muharram.

Para Ulama Daya mengikuti Pembahasan Rencana Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Santri, di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (09/04/2026). (Waspada.id/Ist)

Bupati Aceh Besar meyakini, kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan pimpinan dayah akan mampu memperkuat penegakan syariat Islam di daerah tersebut. Oleh karena itu, ia mendorong para pimpinan dayah agar berperan aktif sebagai corong dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan syariat Islam.

Selain itu, dalam rangka memperkuat koordinasi, Bupati Aceh Besar juga mendorong pembentukan tim penghubung antara dayah di setiap daerah pemilihan (dapil) dengan Dinas Pendidikan Dayah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempermudah komunikasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pendidikan dayah di Aceh Besar.

“Aceh Besar ini milik kita bersama, bukan hanya milik pemerintah. Karena itu, kita harus memperkuat kerja sama untuk membangun Aceh Besar yang bermartabat,” katanya.

Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris foto bersama Ulama Dayah sesusai membuka Pembahasan Rencana Pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Kamis (09/04/2026). (Waspada.id/Ist)

Lebih lanjut, Syech Muharram turut menyoroti pentingnya pelestarian bahasa Aceh melalui dunia pendidikan, khususnya di lingkungan dayah. Menurutnya, bahasa daerah merupakan bagian dari identitas dan kekayaan budaya yang harus dijaga keberlangsungannya di tengah arus perkembangan zaman.

Ia berharap, penggunaan bahasa Aceh dapat terus ditingkatkan, baik dalam proses pembelajaran di dayah maupun dalam kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

“Bahasa Aceh adalah bagian dari jati diri kita. Melalui pendidikan, khususnya di dayah, kita harus terus menjaga dan melestarikannya agar tidak hilang ditelan zaman,” pungkas Syech Muharram. (id67)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |