ESDM Buka-Bukaan Upaya RI Kurangi Ketergantungan BBM

3 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Tri Winarno mengungkapkan pemerintah menerapkan empat strategi untuk mengurangi ketergantungan impor BBM dan LPG. Keempat strategi tersebut adalah upaya peningkatan lifting migas, percepatan implementasi penggunaan kendaraan listrik, hilirisasi batu bara menjadi DME sebagai substitusi LPG, dan peningkatan penggunaan EBT sebagai sumber energi bersih.

"Hilirisasi batu bara salah satu substitusi LPG di mana kita masih impor, kebutuhan kita sekitar 8 juta ton per tahun. Kita impor 6 sekian juta per tahun. Dengan adanya DME, kita dapat mensubstitusi LPG," ujar Tri dalam CNBC Indonesia Energy Outlook 2026, Kamis (5/2/2026).

Pemerintah juga berupaya meningkatkan kapasitas kilang minyak, kemudian pembangunan jaringan gas melalui jaringan pipa transmisi Cirebon-Semarang dan Dumai-Sei Mangkei.

"Keempat strategi ini saling melengkapi dalam dalam memperkuat kemandirian energi," ujarnya.

Tri juga mengungkapkan dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional, ada tiga pilar utama yakni kemandirian energi, ketahanan energi, dan swasembada energi. Pada pilar kemandirian energi , pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas produksi kilang sehingga Indonesia mampu memproduksi sebagian besar dari BBM dan membatasi impor.

Dari sisi ketahanan energi, akan dilakukan peningkatan cadangan energi nasional melalui peningkatan kapasitas storage minyak. Kemudian, pada swasembada energi, pemerintah berupaya menurunkan impor energi dengan beberapa pendekatan.

"Perlu juga disampaikan ketahanan energi difokuskan pada penguatan cadangan termasuk peningkatan kapasitas minyak mentah," kata Tri.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |