Prosesi pelantikan pejabat oleh Gubsu Bobby Nasution di Aula RIS, Kantor Gubsu. Waspada.Id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id): Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, melantik 308 pejabat di lingkungan Pemprovsu, Senin (9/3). Diantara pejabat yang dilantik hari itu adalah Yuda Pratiwi Setiawan, sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Dedi Jaminsyah Putra Harahap, sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sebanyak 252 pejabat yang dilantik hari itu, terdiri dari 11 pejabat eselon II, 117 eselon III dan 180 eselon IV. Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal (RIS), Kantor Gubsu.
Selain Yuda Pratiwi Setiawan, dan Dedi Jaminsyah Putra Harahap, Gubsu Bobby Nasition, juga melantik Ardan Noor, sebagaii Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Juga dilantik Sutan Tolang Lubis sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dikky Anugerah Panjaitan, sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.
Selain itu, Muhammad Ali Sipahutar, dilantik sebagai Sekretaris DPRD Sumut, Chandra Dalimunthe, sebagai Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya. Nama lainnya yang juga dilantik adalah Fariz Haholongan Hutagalung, sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, serta Zulkifli, sebagai Kepala Biro Organisasi.
Pelantikan tersebut juga mencakup berbagai jabatan administrator, kepala bidang, kepala UPTD, kepala cabang dinas, hingga pejabat pengawas yang tersebar di berbagai OPD Pemprovsu.
Dalam arahannya, Gubsu Bobby Nasution, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kinerja birokrasi di lingkungan Pemprovsu. Karenanya dia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.
Bobby Nasution mengatakan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan langkah untuk memperkuat soliditas birokrasi dalam menjalankan program pembangunan di Sumut. Menurutnya, diskusi dan kerja di pemerintahan, tidak boleh hanya berhenti pada pembahasan program ataupun visi misi, tetapi harus berfokus pada bagaimana program tersebut benar-benar dijalankan dan memberi dampak bagi masyarakat.
Bobby juga menekankan pentingnya kekompakan di setiap struktur organisasi. Dia meminta setiap pejabat menjaga soliditas dan sinergi di dalam OPD masing-masing agar program pemerintah berjalan efektif. “Kekompakan di masing-masing struktur harus dijaga. Jangan sampai di dalam OPD justru terjadi perpecahan. Semua harus bekerja sebagai satu tim,” ujarnya. (id166)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.



















































