Gudang Pusat Distribusi Wildberries di Moskow Hancur Diberondong Drone

3 hours ago 2

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina.

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina, Minggu (16/8/2026). (REUTERS/Stringer)

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina, Minggu (16/8/2026) sore. (REUTERS/Stringer)

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina, Minggu (16/8/2026). (REUTERS/Stringer)

Mengutip Reuters, Gubernur wilayah Moskow, Andrey Vorobyev, menyatakan bahwa sistem pertahanan udara berhasil menembak jatuh atau menetralisir 187 drone di seluruh wilayah tersebut sepanjang malam. (REUTERS/Stringer)

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina, Minggu (16/8/2026). (REUTERS/Stringer)

Kebakaran juga dilaporkan terjadi di sebuah gudang farmasi di Domodedovo dan sebuah fasilitas industri yang belum teridentifikasi di Voskresensk. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka. (REUTERS/Stringer)

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina, Minggu (16/8/2026). (REUTERS/Stringer)

Fasilitas Wildberries di Koledino merupakan salah satu pusat distribusi utama perusahaan e-commerce tersebut yang melayani wilayah Moskow. (REUTERS/Stringer)

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina, Minggu (16/8/2026). (REUTERS/Stringer)

Wildberries, yang kerap disebut sebagai padanan Amazon di Rusia, telah berulang kali menjadi sasaran kampanye Ukraina terhadap infrastruktur logistik Rusia. Setidaknya 20 gudangnya telah diserang sejak pertengahan Juli. (REUTERS/Stringer)

Sebuah pusat distribusi besar Wildberries di dekat Moskow terbakar akibat serangan drone Ukraina, Minggu (16/8/2026). (REUTERS/Stringer)

Secara terpisah, pasukan Rusia melancarkan serangan rudal dan drone terhadap Kyiv, Odesa, dan berbagai wilayah lain di Ukraina. (REUTERS/Stringer)

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |