Ukuran Font
Kecil Besar
14px
MEDAN (Waspada.id): Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, sukses mencatat sejarah dengan meraih podium ketiga pada ajang Moto3 Brasil 2026 di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil, Minggu (22/3) malam WIB.
Prestasi ini menjadikannya sebagai pembalap Indonesia pertama yang mampu menembus podium di ajang Grand Prix kelas Moto3.
Gunarko Hartoyo, Corporate and Marketing Communication Manager PT Indako Trading Coy main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara, dengan semangat Satu Hati menyampaikan rasa bangga atas torehan sejarah tersebut. Keberhasilan Veda dinilai menjadi bukti nyata komitmen Honda dalam mendukung pembalap muda Indonesia untuk berprestasi di kancah dunia.
“Pencapaian Veda Ega Pratama menjadi kebanggaan bagi Indonesia dan sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk terus berani bermimpi dan berjuang meraih prestasi. Honda akan terus berkomitmen mendukung talenta muda Tanah Air agar mampu bersaing di level internasional,” ujar Gunarko, Senin (23/3).
Ia menambahkan, semangat juang yang ditunjukkan Veda di lintasan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat, khususnya pecinta Honda di Sumatera Utara, untuk terus menghadirkan energi positif dan semangat meraih mimpi.
Memulai balapan dari posisi keempat, Veda langsung menunjukkan potensi dengan bersaing di barisan depan pada lap-lap awal. Namun ketatnya persaingan membuatnya sempat kehilangan posisi hingga turun ke peringkat sepuluh.
Jalannya balapan semakin menantang setelah insiden yang melibatkan pembalap terdepan memicu dikibarkannya bendera merah pada lap ke-15. Balapan pun dihentikan sementara sebelum dilanjutkan kembali dengan tambahan beberapa lap penentuan.
Momentum restart berhasil dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Veda. Dengan performa yang semakin konsisten, ia mampu menyalip para pesaingnya satu per satu hingga akhirnya mengamankan posisi ketiga saat melintasi garis finis, di belakang dua pembalap tim CFMoto Aspar.
Usai balapan, Veda mengungkapkan rasa bahagianya atas pencapaian tersebut. Ia mengaku sempat mengalami kendala sebelum balapan dihentikan, namun mampu bangkit dan tampil maksimal saat restart hingga meraih hasil terbaik dalam kariernya sejauh ini.
Keberhasilan ini juga menjadi peningkatan performa Veda setelah sebelumnya finis di posisi lima pada seri pembuka musim, sekaligus membuka harapan baru bagi kiprah pembalap Indonesia di ajang balap dunia. (rel)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































