Ibu Tak Tahu Anaknya Meninggal, Rutin Video Call dengan AI Kembarannya

4 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Seorang ibu berusia 80 tahun rutin berbicara dengan putranya sepanjang tahun melalui panggilan video. Ternyata, dia berbicara dengan AI pengganti anaknya yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas tahun lalu.

Laporan dari media lokal Litchi News menyebutkan anak dari pria yang tewas meminta langsung kloningan itu sebagai cara menghibur sang ibu. Keluarganya berharap bisa menyembunyikan berita kematian anak tunggalnya itu.

Pemimpin tim AI Zhang Zewei bercerita dia mendapatkan banyak gambar, video dan rekaman audio yang berbicara dalam dialek. AI yang diciptakan persis dan meniru kebiasaan membungkuk ke depan saat berbicara.

Dari sana, pria kloningan itu terus berbicara dengan ibunya setiap hari lewat panggilan video. Sang ibu yang tak tahu apa-apa terus berbicara, hingga meminta 'putranya' makan dengan baik, menggunakan pakaian hangat dan memperhatikan keselamatan saat keluar rumah.

'Putranya' itu juga mengatakan harus bekerja di kota lain. Jadi tidak bisa kembali menemani ibu.

"Kamu harus lebih sering menelepon jadi aku tahu apakah kamu baik-baik saja atau tidak di kota lain. Aku sangat merindukanmu. Aku menyesal tidak bisa bertemu langsung," jelas ibu itu dalam salah satu percakapan, dikutip dari South China Morning Post, Senin (25/5/2026).

"Baik bu, tapi saya terlalu sibuk. Saya tidak bisa berbicara dengan ibu terlalu lama. Ibu jaga diri baik-baik. Setelah menghasilkan uang yang cukup, saya akan pulang berbakti kepada ibu," balasan 'putranya'.

Hingga kini, ibunya yang juga mengidap penyakit jantung belum mengetahui putranya telah meninggal.

Informasi itu viral di media sosial China, tetapi opini warganet terpecah. Salah satunya mendukung penerapannya, termasuk meminta untuk berbicara dengan orang tersayang yang telah meninggal dunia.

Di sisi lain, ada yang khawatir dampak lebih besar saat fakta sang anak telah meninggal diketahui ibunya nanti.

"Saya tidak memihak keluarga ini. Ibu telah ditipu sejak lama. Saya khawatir saat kebenaran terungkap, ini akan membuat kerugian lebih besar untuknya," kata seorang pengguna media sosial.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |