Petugas kesehatan melakukan pengasapan (fogging) di kawasan Komplek Elang Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Gampong Bung Pageu, Aceh Besar, sebagai tindak lanjut penanganan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Sabtu (18/4/2026). Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
KOTA JANTHO (Waspada.id): Satu kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang sempat dirawat inap di Puskesmas Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, mendorong petugas kesehatan setempat bergerak cepat melakukan penanganan guna mencegah penyebaran lebih luas.
Kepala Puskesmas Blang Bintang, T.M. Jakfar, SKM mengatakan langkah cepat yang dilakukan merupakan bagian dari upaya memutus rantai penularan DBD di wilayah tersebut.
“Kami langsung menurunkan tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi begitu kasus terdeteksi. Selain itu, kami juga melakukan larvasidasi, menggerakkan masyarakat untuk pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta fogging di wilayah terdampak sebagai langkah antisipasi agar kasus tidak meluas,” ujar T.M. Jakfar, Sabtu (18/04/2026).

Ia menjelaskan, pihaknya menginstruksikan tim yang terdiri dari penanggung jawab (Pj) DBD, petugas surveilans, serta bidan desa Gampong (desa) Bung Pageu untuk melakukan investigasi lapangan.
Tim kemudian melaksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE) dengan mendatangi rumah pasien serta melakukan penelusuran di lingkungan sekitar dalam radius 100 meter. Upaya tersebut dilanjutkan dengan larvasidasi pada tempat-tempat penampungan air yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, termasuk bak mandi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, pasien diketahui memiliki kadar trombosit turun mencapai 71 ribu. Dengan pertimbangan medis, pasien kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Kesdam Banda Aceh menggunakan ambulans Puskesmas untuk mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif.
Lebih lanjut, Jakfa mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara mandiri.
“Peran aktif masyarakat sangat penting. Kami mengajak warga untuk rutin melakukan 3M, yaitu menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas, agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” katanya.
Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, langkah lanjutan dilakukan melalui kegiatan gotong royong Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang melibatkan masyarakat, serta pengasapan (fogging) guna memutus rantai penularan.

Kegiatan fogging dilaksanakan di kawasan Komplek Elang Pangkalan TNI AU Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Komplek TK Angkasa, rumah dinas Komandan Lanud, serta area sekitarnya di wilayah Gampong Bung Pageu.
“Pelaksanaan fogging turut melibatkan petugas Puskesmas Blang Bintang, bidan desa, serta tenaga kesehatan dari Klinik Lanud SIM, termasuk Lettu Kes dr. Dhamar Sakti WP beserta staf,” imbuhnya.
Ia berharap, melalui kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, kasus DBD di wilayah Blang Bintang dapat ditekan dan tidak mengalami peningkatan ke depan.
“Dengan kolaborasi lintas sektor dan dukungan masyarakat, kami optimistis kasus DBD di Blang Bintang bisa ditekan dan tidak kembali meningkat,” pungkas T.M. Jakfar. (id67)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































