Ledakan besar terjadi di sebuah pabrik kembang api di Provinsi Hunan, China, yang menewaskan sedikitnya 21 orang dan melukai 61 lainnya. Insiden tersebut mendorong Presiden Xi Jinping untuk memerintahkan penyelidikan menyeluruh, sebagaimana dilaporkan media pemerintah pada Selasa (5/5/2026). (cnsphoto via REUTERS)
Ledakan terjadi di ibu kota provinsi, Changsha, yang dikenal sebagai salah satu pusat produksi kembang api, pada Senin sekitar pukul 16.40 waktu setempat. Laporan CCTV dan Xinhua menyebutkan ledakan terjadi di fasilitas manufaktur kembang api yang berada di kawasan tersebut. (cnsphoto via REUTERS)
Sekitar 500 personel gabungan yang terdiri dari petugas pemadam kebakaran, tim penyelamat, dan tenaga medis dikerahkan ke lokasi, menurut laporan South China Morning Post (SCMP). Media setempat menyebut ledakan terjadi di perusahaan manufaktur dan pertunjukan kembang api Huasheng. (cnsphoto via REUTERS)

2 hours ago
1















































