Kerusakan Infrastruktur Pascabanjir Masih Membayangi Pembangunan Aceh Utara

6 hours ago 5
Aceh

7 Februari 20267 Februari 2026

Kerusakan Infrastruktur Pascabanjir Masih Membayangi Pembangunan Aceh Utara Para peserta Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Utara tahun 2027, Jumat (6/2) di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten. Waspada.id/ist

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

LHOKSUKON (Waspada.id) : Kerusakan infrastruktur dasar pascabencana masih menjadi salah satu permasalahan pembangunan yang dihadapi Kabupaten Aceh Utara. Bencana banjir hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 telah merusak berbagai sarana publik.

Demikian dipaparkan dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Aceh Utara tahun 2027 yang dibuka Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil, SE, MM yang sering disapa Ayahwa, Jumat (6/2) di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten setempat.

Dalam kesempatan itu juga disebutkan permasalahan lainnya, yaitu penurunan pertumbuhan ekonomi akibat bencana, Penurunan aksesibilitas dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan, tingkat kemiskinan masih tinggi dibandingkan Aceh dengan nasional dan penurunan kualitas lingkungan hidup.

Penurunan pertumbuhan ekonomi akibat bencana, juga menjadi salah satu permasalahan utama pembangunan yang dihadapi Kabupaten Aceh Utara hingga tahun 2027. Kerusakan lahan sawah, gagal panen padi, musnahnya peternakan warga, serta kegagalan UMKM, turut memicu melemahnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan dalam kesempatan yang sangat penting ini dengan harapan bermanfaat untuk kebaikan kita bersama,” sebut Ismail A Jalil pada acara yang diikuti, para tokoh masyarakat, akademisi, LSM, interal Pemkab dan berbagai unsur lainnya.

Ayahwa juga menjelaskan pentingnya RKPD. Menurutnya, RKPD merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menjadi pedoman bagi penyusunan APBK. Selain itu juga menjadi instrumen penting dalam mewujudkan visi dan misi Pemkab dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Aceh Utara. “Untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata dan berkeadilan,” sebut Bupati Aceh Utara.

Forum ini juga penting dan strategis dalam proses perencanaan pembangunan daerah. Kegiatan ini menjadi ruang dialog dan partisipasi antara pemerintah daerah dengan seluruh pemangku kepentingan guna memperoleh masukan, saran serta penyempurnaan terhadap rancangan awal RKPD tahun 2027. Sehingga pembangunana benar-benar mencerminkan kebutuhan ril masyarakat Aceh Utara, terutama pemulihan pasca bencana banjir Hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Aceh Utara, Drs. Adamy, M.Pd., menjelaskan bahwa penurunan pertumbuhan ekonomi akibat bencana banjir menjadi salah satu isu utama yang dibahas dalam forum tersebut. Kondisi ini dipicu oleh gagal panen padi serta kerusakan lahan sawah akibat tertimbun lumpur.

Ikut dihadiri dalam acara tersebut, anggota DPRK, akademisi dari Universitas Malikussaleh, UIN, Poltek, pejabat dari MPU Aceh Utara, MAA, MPD, Baitul Mal, Plt.Sekda Aceh Utara, Asisten III Setdakab, Asisten II, Asisten II, para Staf Ahli Bupati, serta para Kepala OPD.(Id71)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |