Media Israel Klaim Khamenei Tewas, Iran Konfirmasi Pemimpinnya Selamat

4 hours ago 4
Internasional

Media Israel Klaim Khamenei Tewas, Iran Konfirmasi Pemimpinnya Selamat Sejumlah media Israel melaporkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke negara tersebut pada Sabtu (28/2).tangkapan layar

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

MEDAN (Waspada.id): Sejumlah media Israel melaporkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan gabungan Israel dan Amerika Serikat ke negara tersebut pada Sabtu (28/2).

Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Khamenei beserta pejabat tinggi lainnya masih hidup dan telah dievakuasi ke tempat aman.

Araghchi dalam wawancara dari Teheran kepada NBC News menyatakan, “Khamenei masih hidup sejauh yang saya ketahui. Seluruh pejabat tinggi masih hidup.” Ia mengakui setidaknya dua komandan Iran tewas akibat serangan, namun pejabat senior seperti ketua DPR dan Ketua Mahkamah Agung Iran selamat.

Sebelumnya, media Israel seperti Walla melaporkan Khamenei terputus dari komunikasi dengan nasib yang belum pasti. Channel 12 Israel menyebutkan sejumlah pihak di Israel meyakini tanda-tanda Khamenei tewas semakin menguat, dan mengutip pejabat Israel yang mengatakan pemimpin tertinggi Iran setidaknya terluka akibat serangan ke bangunan yang diduga sebagai tempat tinggalnya, berdasarkan citra satelit di sekitar lokasi tersebut.

The Jerusalem Post juga melaporkan penilaian awal pejabat Israel yang menyatakan kemungkinan Khamenei terluka dalam serangan tersebut. Selain Khamenei, Menteri Pertahanan Iran Amir Hatami dan komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammed Pakpour juga dilaporkan tewas, berdasarkan informasi dari dua sumber yang mengetahui operasi militer Israel dan satu sumber regional seperti diberitakan Reuters.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi terkait klaim kematian atau cedera pejabat tinggi Iran dari pihak Israel dan Amerika Serikat yang membantu melancarkan serangan ke Teheran.

Araghchi juga mengungkapkan telah berkomunikasi dengan negara-negara Arab yang menjadi target potensial serangan balasan Iran. “Kami telah menjelaskan bahwa kami tidak memiliki niat untuk menyerang mereka, tetapi kami menyerang pangkalan-pangkalan Amerika sebagai tindakan membela diri,” ucapnya seperti dikutip AFP.

Ia menambahkan, meskipun saat ini tidak ada komunikasi dengan Washington, Teheran siap berdialog untuk mendekatkan langkah. “Jika Amerika ingin berbicara dengan kami, mereka tahu bagaimana cara menghubungi saya. Kami tentu terbuka untuk de-eskalasi,” katanya.(cnni)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |