Menko PMK RI, Pratikno, didampingi Kepala Staf Umum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon menyerahan bantuan stimulan rumah rusak akibat bencana hidrometeorogi di Kabupaten Taput yang diterima secara simbolis oleh Bupati Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, SSi, MSi, di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Tarutung, Jumat (13/2). Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
TARUTUNG (Waspada.id): Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK RI), Pratikno, didampingi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon menyerahan bantuan stimulan rumah rusak akibat kepada Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), di Aula Martua Kantor Bupati Taput, Tarutung, Jumat (13/2).
Pemberian bantuan ini untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah di Sumatera.
Bupati Taput, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, SSi, MSi langsung menerima penyerahannya dan menyampaikan rasa syukur atas kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak dan, menegaskan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam memulihkan kondisi masyarakat pascabencana.
“Hari ini menjadi hari penuh sukacita karena kehadiran Bapak Menko PMK dan jajaran menunjukkan aksi nyata pemerintah untuk pemulihan pascabencana melalui pemberian bantuan stimulan rumah rusak,” ujar Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia beserta seluruh jajaran kementerian/lembaga, TNI dan Polri, atas komitmen dan kerja cepat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi. Ucapan terima juga disampaikan kepada Gubernur Sumatera Utara yang dinilai konsisten mendampingi pemerintah daerah sejak masa tanggap darurat hingga tahap pemulihan.
“Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan. Bukan sekadar perbaikan bangunan, tetapi pemulihan kehidupan bagi masyarakat,” katanya.
Dr.Jonius Taripar Parsaoran mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara berkomitmen melaksanakan monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pemanfaatan dana stimulan rumah rusak ringan dan sedang. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran, sesuai ketentuan, serta benar-benar mendukung peningkatan kualitas hunian masyarakat penerima manfaat.
Dalam.kesempatan itu ia juga mengajak seluruh daerah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk tetap optimis dan tangguh menghadapi tantangan. Ia menegaskan bahwa bencana tidak boleh mematahkan semangat, melainkan harus memperkuat persatuan dan gotong royong sebagai fondasi untuk bangkit lebih kuat di masa mendatang.
“Bencana boleh datang menghadang, namun persatuan dan kebersamaan menjadi kekuatan untuk bangkit dan bertahan,” tutupnya.
Pemerintah pusat menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak ringan dan sedang adalah kepada 17.272 kepala keluarga yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari Kabupaten Tapanuli Utara, sebanyak 86 penerima bantuan hadir secara langsung sebagai perwakilan masyarakat terdampak.
Sejumlah pejabat tinggi negara juga turut mengikuti kegiatan secara virtual, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto.(***)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.





















































