Muncul Kelompok Teroris Baru, FBI Peringatkan Tanda-Tandanya

1 hour ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - FBI memperingatkan kemunculan kelompok teroris baru di ranah digital yang bernama '764'. Kelompok ini disebut menganut aliran satanisme dan neo-Nazi, serta menargetkan korban anak-anak.

Dikutip dari Fox13, Jumat (19/6/2026), para orang tua di Mississippi diminta waspada terhadap kelompok 764 ini. Mereka akan berinteraksi dengan anak-anak melalui media sosial dan game online.

Kemudian, mereka akan mendorong anak-anak untuk melukai diri sendiri dan orang lain.

Kantor Polisi Marshall County dan lembaga penegak hukum Mississippi lainnya diberi pengarahan tentang kelompok tersebut oleh FBI pada pertemuan puncak penegak hukum tingkat negara bagian di dekat Jackson pada akhir Mei lalu.

Kepolisian kemudian memposting peringatan di media sosial. Namun, hingga kini kepolisian setempat melaporkan belum menangani kasus terkait aksi 764. Kasus tersebut sudah dilaporkan oleh beberapa negara bagian lain.

Menurut FBI, 764 menargetkan korban yang berusia sekitar 9 tahun. Anggota 764 menggunakan identitas palsu untuk membangun pertemanan atau hubungan online dengan anak-anak dan remaja, kemudian memanfaatkan hubungan tersebut untuk membuat korban membuat pornografi anak, menyakiti hewan peliharaan, orang yang dicintai, dan banyak lagi.

Video dari tindakan tersebut kemudian dilaporkan digunakan sebagai alat pemerasan dan dibagikan di antara anggota.

"Mereka meminta korban untuk menyakiti diri sendiri, menyakiti keluarga mereka, atau menyakiti masyarakat," kata Letnan Kolonel David Cook dari Kantor Polisi Marshall County.

Cook mendesak orang tua untuk mengawasi perilaku dan aktivitas online anak-anak mereka untuk mencegah mereka menjadi korban.

"Ini mengerikan. Ini benar-benar mengerikan. Sebagai orang tua, kita mencoba melindungi anak-anak kita dari bahaya dunia," katanya.

"Platform media sosial yang mereka gunakan, atau dark web, Anda harus tetap waspada," ujarnya.

Tanda-Tanda Anak Jadi Korban Terorisme 764

FBI mengatakan orang tua harus waspada jika melihat tanda-tanda berikut ini:

  • Perubahan perilaku mendadak seperti menjadi pendiam, murung, atau mudah tersinggung.
  • Perubahan penampilan mendadak, terutama mengabaikan penampilan.
  • Perubahan kebiasaan makan atau tidur.
  • Berhenti berpartisipasi dalam kegiatan dan menjadi lebih terisolasi dan menarik diri.
  • Seorang "teman" online baru atau jaringan yang tampaknya membuat calon korban terpesona dan/atau takut.
  • Penerimaan hadiah anonim, seperti barang yang dikirim ke rumah Anda, mata uang, mata uang game, atau barang virtual lainnya.
  • Bekas luka, seringkali berpola.
  • Luka sayat, goresan, memar, bekas gigitan, luka bakar, atau luka lainnya yang baru.
  • Ukiran, seperti kata-kata atau simbol, pada kulit.
  • Mengenakan lengan panjang atau celana panjang di cuaca panas.
  • Menulis dengan darah atau yang tampak seperti darah.
  • Mengancam untuk bunuh diri dan secara terbuka berbicara tentang kematian, tidak diinginkan atau dibutuhkan, atau tidak ada di sekitar.
  • Mengidealkan penembakan massal atau peristiwa korban massal.
  • Hewan peliharaan keluarga atau hewan lain yang terluka atau mati dalam keadaan mencurigakan.
  • Hewan peliharaan keluarga secara tidak biasa menghindari atau takut pada anak Anda atau Anda.

Anggota 764 Terancam Dihukum 20 Tahun Penjara

Sebelumnya, pada Mei lalu, Departemen Kehakiman AS (DoJ) melaporkan telah menangkap dua pemimpin kelompok teroris 764. Terbaru, dalam situs resmi DOJ tertanggal 15 Juni 2026, disebutkan ada anggota baru yang diamankan.

Shawn Krishendat Premsook, 26 tahun, dari Clermont, Florida, telah mengaku bersalah atas dua dakwaan distribusi pornografi anak dan dua dakwaan kepemilikan pornografi anak.

Menurut dasar fakta pemerintah, Premsook adalah anggota 764 dan kelompok Ekstremis Kekerasan Nihilistik (NVE) lainnya selama kurang lebih dua tahun.

Selama waktu itu, Premsook bergabung dengan kelompok-kelompok ini untuk memeras anak di bawah umur agar melakukan tindakan menyakiti diri sendiri. Pada beberapa kesempatan, ia menyebabkan seorang gadis di bawah umur melukai dirinya sendiri dan menggunakan darahnya untuk menulis pesan seperti nama samaran online.

Premsook juga mengumpulkan dan mendistribusikan gambar dan video kekerasan dan pornografi anak yang telah menjadi korban anggota 764.

764 dan kelompok terkait adalah NVE yang terlibat dalam tindakan kriminal di AS dan terlibat dengan ekstremis lain di luar negeri. Tujuan akselerasionis jaringan 764 termasuk keresahan sosial dan kejatuhan tatanan dunia saat ini, termasuk Pemerintah AS.

Para anggota 764 bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama menghancurkan masyarakat beradab melalui korupsi dan eksploitasi populasi rentan, termasuk anak di bawah umur.

Premsook menghadapi hukuman minimum 5 tahun penjara dan hukuman maksimum 20 tahun penjara untuk setiap pelanggaran distribusi, dan hukuman maksimum 10 tahun penjara untuk setiap pelanggaran kepemilikan.

(fab/fab)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |