Sekda Aceh Besar Bahrul Jamil S.Sos M.Si memimpin Rapat Evaluasi Target Pencapaian PAD di aula Sanusi Wahab Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (1/4/2026). Waspada.id/Ist
Ukuran Font
Kecil Besar
14px
KOTA JANTHO (Waspada.id): Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan terus melakukan upaya melalui sinergitas antar Organisasi Perangkat Daerah guna optimalisasi pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu tertuang dalam hasil rapat evaluasi realisasi PAD Triwulan I yang dilaksanakan di Aula Sanusi Wahab Kantor Bupati Aceh Besar, Kota Jantho, Rabu (1/4/2026).
Rapat evaluasi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar Bahrul Jamil turut didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan HM Ali dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekdakab Aceh Besar Abdullah.
Pembahasan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengampu Pendapatan Asli Daerah dengan fokus pada identifikasi capaian, hambatan, serta upaya optimalisasi ke depan.

Sekda Aceh Besar menegaskan pentingnya sinergi antar OPD dalam mengoptimalkan PAD melalui peningkatan pengelolaan, inovasi layanan, serta penguatan regulasi dan pengawasan. “Diharapkan seluruh OPD dapat menindaklanjuti hasil rapat dengan langkah konkret dan terukur guna mencapai target PAD Tahun Anggaran 2026 secara optimal,” pinta Bahrul Jamil.
Diantara optimalisasi yang diperkuat untuk pencapaian target PAD antara lain penegakan aturan pembayaran sewa secara konsisten, monitoring kepatuhan penyewa terhadap jadwal pembayaran, pemanfaatan fasilitas aula kegiatan. Disamping itu, percepatan penyusunan Peraturan Bupati terkait pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan pengelolaan Parkir yang baik,
“Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan diminta untuk peningkatan kerja sama dengan gampong (desa) dan pihak ketiga dalam pengelolaan sampah serta optimalisasi armada persampahan dan layanan penyedotan kakus,” pintanya.
Kurangnya kunjungan wisata pada bulan Ramadhan diminta untuk kembali dilakukan langkah promosi melalui kolaborasi lintas OPD, supaya meningkatkan kunjungan dapat berdampak pada meningkatnya retribusi memalui pajak retribusi objek wisata.
“Minimnya kunjungan wisata pada bulan Ramadhan mengalami penurunan retribusi, sehingga penting untuk dilakukan promosi ulang secara kolaborasi antar OPD, supaya meningkat kembali kunjungan, yang dapat berdamdak langsung pada in-come daerah melalui pajak retribusi dan parkir,” pinta Bahrul Jamil. (id67)
Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.


















































