Polisi Cari Keluarga Korban Laka Lantas Diduga ODGJ

2 hours ago 3
Sumut

19 Februari 202619 Februari 2026

Polisi Cari Keluarga Korban Laka Lantas Diduga ODGJ

Ukuran Font

Kecil Besar

14px

SIMALUNGUN (Waspada.id):  Polres Simalungun melalui Unit Gakkum Sat Lantas mengimbau masyarakat untuk membantu mengidentifikasi korban kecelakaan lalu lintas yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Korban meninggal dunia setelah tertabrak mobil angkutan umum di Jalan Pematangsiantar-Parapat, Selasa (17/2/2026) malam. Jenazah saat ini berada di rumah sakit dan menunggu untuk diserahkan kepada keluarga yang sah.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ipda Yancen Hutabarat, S.H., menjelaskan kronologi kejadian saat dikonfirmasi Rabu sore (18/2/2026) sekitar pukul 18.10 WIB. “Kecelakaan terjadi di Jalan Umum Km 18-19 jurusan Pematangsiantar-Parapat, tepatnya di Dusun Marihat Dolok, Nagori Dolok Parmonangan, Kecamatan Dolok Panribuan, Selasa tanggal 17 Februari 2026 sekitar pukul 19.30 WIB,” ujarnya.

Kecelakaan melibatkan mobil angkutan umum Daihatsu Grand Max PT. Bandar Jaya Trans BK 1137 WS yang dikemudikan Libel Desfernando Haloho, 23. “Pengemudi dalam keadaan sehat jasmani dan rohani, dapat menunjukkan SIM A dan STNK lengkap,” ungkap Ipda Yancen.

Korban adalah seorang pejalan kaki yang identitasnya belum diketahui. “Kami menduga korban adalah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Hingga saat ini, identitas korban belum diketahui dan belum ada keluarga yang melapor,” ujarnya dengan nada prihatin.

Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi, Ipda Yancen menjelaskan: “Mobil angkutan umum melaju dari arah Parapat menuju Pematangsiantar. Saat tiba di TKP, seorang pejalan kaki tiba-tiba menyeberang jalan dari sisi sebelah kiri ke sisi sebelah kanan jurusan Pematangsiantar.”

“Pengemudi tidak sempat menghindari karena pejalan kaki muncul tiba-tiba, sehingga terjadi tabrakan yang mengakibatkan pejalan kaki terpental ke badan jalan dan meninggal dunia,” tambahnya.

Tim Gakkum Sat Lantas bergerak cepat setelah menerima laporan sekitar pukul 20.00 WIB. “Tim kami langsung mendatangi TKP, melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas, melakukan olah TKP, pemotretan, dan mengamankan barang bukti,” paparnya.

Kondisi lokasi saat kejadian adalah cuaca cerah, malam hari, arus lalu lintas sedang, di daerah pemukiman. “Jalan merupakan jalan nasional dengan lebar 5,60 meter, badan jalan aspal, tidak terdapat rambu lalu lintas, terdapat marka jalan, jalan lurus, agak menurun dari arah Parapat menuju Pematangsiantar,” rinci Ipda Yancen.

Menurut analisis, faktor utama kejadian adalah pejalan kaki yang diduga mengalami gangguan jiwa. “Faktor utama adalah pejalan kaki yang diduga mengalami gangguan jiwa tiba-tiba menyeberang jalan tanpa memperhatikan kendaraan yang lewat,” ungkapnya. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp3.000.000 dan pengemudi tidak mengalami luka.

Ipda Yancen mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika mengenal atau kehilangan anggota keluarga yang diduga ODGJ. “Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga Kecamatan Dolok Panribuan dan sekitarnya, jika ada yang mengenal atau kehilangan anggota keluarga yang diduga ODGJ, segera melapor ke Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun atau ke kantor polisi terdekat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya identifikasi korban. “Kami memahami kesedihan keluarga yang kehilangan anggota keluarganya. Jenazah korban saat ini berada di rumah sakit dan menunggu untuk diserahkan kepada keluarga yang sah,” katanya.

Selain itu, Unit Gakkum mengingatkan keselamatan berlalu lintas. “Bagi pengendara, selalu waspada terutama di malam hari dan di area pemukiman. Bagi pejalan kaki, selalu gunakan fasilitas penyeberangan jika ada dan perhatikan kendaraan yang lewat sebelum menyeberang,” ujar Ipda Yancen.

Bagi keluarga yang memiliki anggota dengan gangguan jiwa, ia memberikan imbauan khusus: “Mohon untuk selalu mengawasi dan menjaga anggota keluarga yang mengalami gangguan jiwa agar tidak berkeliaran sendirian, terutama di malam hari di jalan raya yang berbahaya.”

“Masyarakat yang memiliki informasi terkait identitas korban dapat menghubungi Unit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun atau datang langsung ke Mapolres Simalungun. Kami tunggu informasi dari masyarakat untuk membantu mengembalikan jenazah korban kepada keluarganya,” tutup Ipda Yancen. [***]

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Read Entire Article
Berita Kasus| | | |