Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan kuliah umum di Nankai University, Tianjin, China, Sabtu (20/6/2026).
Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, mengupas mengenai kekuatan dan ketangguhan perekonomian Indonesia dalam pidato ilmiah dalam kuliah umum di hadapan civitas akademika Nankai University, di Tianjin, Tiongkok minggu lalu (19/6/2026). (Dok. Kemenkeu)
Di hadapan Rektor Nankai University President Chen Yulu, Wakil Rektor Eksekutif Chen Jun, Wakil Rektor Sheng Bin, Profesor Xingmin Li serta ratusan mahasiswa, Purbaya menegaskan mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi prima, ditopang oleh pengelolaan fiskal yang sangat sehat, prudent, dan terjaga, dengan defisit anggaran yang konsisten berada di bawah amanat undang-undang sebesar 3%. (Dok. Kemenkeu)
Purbaya menjelaskan bahwa di tengah situasi pasar global yang mulai stabil, seiring dengan meredanya indikator volatilitas dan membaiknya sentimen risiko, perekonomian domestik Indonesia justru tampil menonjol. (Dok. Kemenkeu)
Hal ini dibuktikan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi pada Kuartal I-2026 yang menembus angka 5,61% secara tahunan (year-on-year). Angka ini menempatkan performa Indonesia di atas rata-rata pertumbuhan negara-negara G20 dan kawasan ASEAN. (Dok. Kemenkeu)
Pada saat yang sama, Purbaya mengatakan pemerintah sedang mempercepat transformasi struktural melalui hilirisasi dan industrialisasi, memperkuat ekonomi kerakyatan dan pembangunan pedesaan, serta memperdalam pengentasan kemiskinan melalui program bantuan sosial dan lapangan kerja yang terintegrasi. (Dok. Kemenkeu)
Program-program ini akan diperkuat oleh sektor pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, digitalisasi, serta diplomasi ekonomi, guna memastikan bahwa pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga bersifat inklusif, tangguh, dan terkoordinasi dengan baik. (Dok. Kemenkeu)
source on Google

13 hours ago
1
















































