Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan otoritas keuangan Indonesia akan memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Persyarata ini termasuk aturan transparansi pasar modal dan porsi saham free float.
Purbaya bahkan memastikan semua pemenuhan proposal yang diajukan MSCI tersebut akan dipenuhi bertahap dan dipastikan tercapai sebelum Mei 2026. Saat ini, kata Purbaya, pemerintah dan regulator di pasar saham RI sudah mengambil langkah tepat guna menghindari risiko penurunan peringkat atau downgrade status bursa RI dari emerging ke frontier market.
"Namun saya rasa pemerintah dan semua regulator pasar telah melakukan pendekatan yang tepat untuk memastikan bahwa sebelum Mei tahun ini, kita akan memenuhi apa yang diinginkan MSCI.," kata Purbaya dalam acara Indonesia Economic Summit (IES) 2026, dikutip Rabu (4/2/2026).
Dia pun memastikan Indonesia bisa selamat dari penurunan status karena otoritas sudah bergerak dan dia menegaskan apa yang dilakukan pemerintah dan regulator pasar RI sesuai dengan praktik terbaik di global.
Purbaya menyoroti perihal transparansi. Dia tidak mengelak perihal adanya ketidakterbukaan pasar saham RI yang notabenenya cukup besar. Dia sudah mengatakan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk memberantas praktik goreng-mengoreng saham, karena masuk ke dalam tindakan manipulasi harga.
"Tapi mereka tidak melakukan apapun. Jadi buat saya, peringatan MSCI hal baik karena saya bisa membersihkan praktik pasar menjadi lebih baik," paparnya.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

2 hours ago
2
















































